
BUNGO (MAN 1 Bungo)- Sebagai bagian dari pembelajaran fisika materi Sumber Energi, siswa MAN 1 Bungo berhasil mempraktikkan pembuatan tiga jenis miniatur pembangkit listrik alternatif di bawah bimbingan Ibu Astin Zayyinah, S.Pd. Kegiatan pembelajaran praktis ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep konversi energi dan penerapan sumber energi terbarukan.
Dalam praktikum tersebut, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat tiga jenis miniatur pembangkit listrik sederhana yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

"Pembelajaran dengan metode praktik langsung seperti ini sangat efektif untuk membantu siswa memahami konsep fisika yang kadang terasa abstrak. Mereka jadi paham bagaimana energi matahari, angin, dan air dapat dikonversi menjadi energi listrik, selain itu anak-anak bisa berkreasi sebagus mungkin dalam mengembangkan ide yang ingin mereka buat dengan alat dan bahan yang mudah didapat" ungkap Ibu Astin Zayyinah, S.Pd salah seorang guru pengampu mata pelajaran Fisika.
Kelompok pertama berhasil membuat miniatur PLTS menggunakan panel surya sederhana yang mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik untuk menyalakan lampu LED dan menggerakkan baling-baling. Kelompok kedua menciptakan miniatur PLTB dengan memanfaatkan kipas dan dinamo untuk mendemonstrasikan bagaimana energi angin dapat diubah menjadi energi listrik yang bisa bermanfaat untuk penerangan. Sementara itu, kelompok ketiga merancang miniatur PLTA dengan sistem kincir air yang terhubung ke generator mini.
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembuatan. "Saya sangat senang bisa langsung mempraktikkan teori yang sudah dipelajari di kelas. Ternyata membuat miniatur pembangkit listrik tidak serumit yang dibayangkan," ujar Lady, salah satu siswi MAN 1 Bungo.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman siswa tentang konsep fisika, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengembangan energi terbarukan sebagai solusi masa depan. Kepala MAN 1 Bungo mengapresiasi inisiatif pembelajaran kreatif ini dan berharap dapat diterapkan pada mata pelajaran lain nanti ke depannya. Aamiin
(S/NÂ Red)
|
183x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...