
Guru dan siswa MAN 1 Bungo saat ini tengah bersinergi dalam mempersiapkan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025. Seluruh komponen madrasah terlibat aktif dalam persiapan intensif, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta.
PORSENI tahun ini mengangkat tema "Membumikan Kurikulum Cinta melalui sportivitas dan kreativitas". Tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga bagian dari visi besar madrasah untuk membentuk generasi yang unggul secara akademik dan berkarakter mulia. Koordinator PORSENI MAN 1 Bungo menegaskan bahwa nilai-nilai dalam tema ini diharapkan dapat tertanam kuat pada seluruh warga madrasah, sehingga mampu membentuk lingkungan belajar yang harmonis dan penuh semangat.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PORSENI akan menghadirkan 26 cabang lomba yang terbagi dalam empat kategori utama, yaitu seni dan sastra, teknologi, keagamaan, serta olahraga. Untuk kategori seni dan sastra, lomba yang diadakan antara lain cipta baca puisi, kaligrafi kontemporer, dan tari. Melalui lomba-lomba ini, madrasah berupaya melestarikan budaya lokal sekaligus mengembangkan apresiasi seni di kalangan siswa.
Di bidang teknologi, kompetisi seperti film animasi dan komik digital menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital dan revolusi industri 4.0. Seluruh kegiatan tetap berlandaskan pada nilai-nilai CINTA yang diusung madrasah, sehingga siswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter positif.
Kategori keagamaan meliputi lomba tilawah Al-Quran, syarhil, dan penyelenggaraan jenazah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari siswa. Sementara itu, cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain futsal, bola voli, dan badminton. Melalui kompetisi olahraga, diharapkan dapat terbangun sportivitas, kerja sama tim, dan gaya hidup sehat di lingkungan madrasah.
Persiapan PORSENI menjadi ajang kolaborasi harmonis antara guru dan siswa. Guru berperan sebagai pembina, pelatih, sekaligus motivator yang mendampingi siswa dalam setiap tahapan persiapan. Salah seorang guru pembina ekstrakurikuler menyampaikan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi, dan para guru memberikan bimbingan intensif bahkan di luar jam pelajaran. Siswa juga mengapresiasi dukungan guru yang tidak hanya mengajarkan teknik lomba, tetapi juga memotivasi mereka untuk berusaha maksimal dan menjunjung sportivitas.
PORSENI MAN 1 Bungo diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan bakat dan minat siswa di berbagai bidang. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antar siswa maupun antara siswa dan guru, menanamkan nilai-nilai CINTA, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun tradisi positif di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 1 Bungo, Dony Afrian, M.Pd.I, menyatakan dukungannya terhadap kesuksesan PORSENI tahun ini. Ia berharap siswa dapat mengeksplorasi potensi diri secara maksimal dan menginternalisasi nilai-nilai CINTA sebagai landasan pendidikan di madrasah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif.
Dengan persiapan yang matang, semangat kolaborasi, dan dukungan dari berbagai pihak, PORSENI MAN 1 Bungo Oktober 2025 diharapkan menjadi acara yang berkesan dan berdampak positif bagi seluruh civitas akademika. Ketua Panitia PORSENI juga optimistis bahwa tahun ini akan menjadi penyelenggaraan terbaik, sebagai hasil dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Melalui PORSENI bertema "Madrasah Berbasis CINTA", MAN 1 Bungo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan holistik yang mengasah kemampuan akademik, karakter, dan bakat siswa secara menyeluruh.
|
43x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...