
Bungo- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo secara rutin melaksanakan program tahsin Al-Qur'an sebagai bagian dari kegiatan keagamaan setiap Jumat pagi. Program tahsin ini dibimbing oleh Simurni, S.Pd.I dan bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an siswa sesuai kaidah tajwid yang benar.
Kegiatan tahsin telah menjadi agenda wajib mingguan di MAN 1 Bungo. Melalui program ini, para siswa diajarkan membaca Al-Qur'an dengan tartil, memahami hukum-hukum tajwid, serta memperbaiki makhraj atau tempat keluarnya huruf saat membaca ayat-ayat suci. Program ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga menanamkan rasa cinta dan penghormatan terhadap Al-Qur'an.
Simurni, S.Pd.I, sebagai pembimbing, menegaskan pentingnya tahsin dalam pendidikan Islam. "Tahsin merupakan dasar yang sangat penting dalam mempelajari Al-Qur'an. Sebelum menghafal, siswa harus terlebih dahulu mampu membaca dengan benar sesuai kaidah tajwid," jelasnya. Ia berharap, melalui bacaan yang benar, siswa dapat merasakan keindahan dan kekhusyukan saat membaca firman Allah SWT.
Metode pembelajaran yang diterapkan bersifat interaktif dan praktis. Siswa tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bacaan di bawah bimbingan ustadzah. Setiap pertemuan, siswa mempelajari hukum-hukum tajwid, makhraj huruf, sifat-sifat huruf, cara membaca panjang pendek (mad), dan praktik membaca dengan tartil. Simurni membimbing dengan sabar dan teliti, memperbaiki setiap kesalahan bacaan secara langsung agar siswa dapat segera memperbaiki dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan kemampuan siswa. Siswa diminta membaca ayat-ayat tertentu secara bergantian, kemudian pembimbing memberikan koreksi dan masukan yang membangun. "Kami melakukan evaluasi secara berkala untuk melihat progress siswa. Alhamdulillah, dari waktu ke waktu terlihat peningkatan yang signifikan dalam kualitas bacaan mereka," ujar Simurni.
Program tahsin ini mendapat respon positif dari para siswa. Banyak siswa yang merasa lebih percaya diri dan memahami tajwid setelah mengikuti program. Salah seorang peserta menyatakan, "Sebelum mengikuti tahsin, saya merasa kurang percaya diri saat membaca Al-Qur'an karena takut salah. Tapi setelah belajar tahsin dengan ustadzah Simurni, Alhamdulillah bacaan saya jauh lebih baik dan saya lebih paham tentang tajwid."
Pihak madrasah juga memberikan dukungan penuh terhadap program tahsin sebagai bagian dari pendidikan karakter religius. Fasilitas yang memadai, seperti ruang belajar yang nyaman dan mushaf Al-Qur'an berkualitas, disediakan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Kepala MAN 1 Bungo menilai program tahsin sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat melalui kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.
Program tahsin IV menargetkan seluruh siswa dapat membaca Al-Qur'an dengan lancar dan sesuai kaidah tajwid. Ke depannya, siswa yang telah menyelesaikan program tahsin diharapkan dapat melanjutkan ke tahap tahfidz atau menghafal Al-Qur'an dengan bekal bacaan yang sudah benar. Simurni menegaskan, "Harapan kami, melalui program tahsin ini, tidak ada lagi siswa MAN 1 Bungo yang keluar dari madrasah tanpa mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar."
Dengan konsistensi dan dedikasi para pembimbing serta antusiasme siswa, program tahsin setiap Jumat pagi di MAN 1 Bungo terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di lingkungan madrasah.
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...