
Bungo, 14 Oktober 2025 — Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi, sejumlah siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) telah bersiap dengan berbagai alat dan perlengkapan bangunan. Mereka tidak sekadar hadir untuk kegiatan rutin, melainkan menjalankan tugas penting: membantu membangun gapura utama dalam rangka menyambut kegiatan tahunan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI). Pengerjaan gapura tersebut dipimpin langsung oleh dua guru pembina, yaitu Bapak Yosril Iskandar, S.Pd.I dan Bapak M. Subhi, S.Pd. Keduanya tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga terjun langsung mendampingi siswa di lapangan. Gapura dirancang dengan nuansa Islami, menampilkan perpaduan warna hijau, kuning, dan biru, serta ornamen bermotif kaligrafi dan kubah mini di bagian atas. Warna dan desainnya dipilih untuk mencerminkan semangat kompetisi yang sehat serta nilai-nilai religius khas madrasah. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa OSIM, terutama dalam hal kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan kepemimpinan.
Proses pembangunan gapura dilakukan dengan pembagian tugas yang sistematis. Di bagian atas, sebuah kubah mini berbahan logam dipasang sebagai simbol keagungan dan keindahan Islam. Selama proses ini, suasana kerja tampak begitu hidup. Siswa dengan bakat seni menyalurkan kreativitasnya lewat lukisan motif sulur dan kaligrafi di setiap panel. Meski pekerjaan membutuhkan ketelitian tinggi, seluruh siswa menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi. Tak ada yang berdiam diri; semua bekerja sesuai kemampuan masing-masing dengan bimbingan penuh dari guru pembina.

Keterlibatan langsung Bapak Yosril Iskandar dan Bapak M. Subhi memberikan semangat tersendiri bagi para siswa. Keduanya tidak segan turun tangan, memegang alat, membantu mengukur, dan memperbaiki detail kecil agar hasilnya maksimal. “Kerja kalian luar biasa. Tidak hanya kuat, tapi juga rapi. Ini yang kita harapkan dari generasi madrasah,” ujar Bapak Yosril sambil tersenyum, saat melihat panel terakhir terpasang dengan sempurna. Sementara itu, Bapak Subhi turut memberi arahan teknis kepada siswa yang bertugas mengecat ornamen. “Warna ini sudah bagus, tapi coba tambahkan sedikit highlight supaya lebih hidup,” ujarnya hangat. Dengan pendekatan seperti itu, suasana kerja menjadi cair dan menyenangkan. Para siswa merasa dihargai, bebas berdiskusi, dan berani memberi saran. Kolaborasi antara guru dan siswa ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pembina dan peserta didik, menciptakan suasana kerja penuh kekeluargaan di lingkungan madrasah.
Gapura berdiri megah di halaman madrasah, memancarkan perpaduan warna cerah yang memikat mata dan menghadirkan nuansa Islami yang menenangkan. Dokumentasi foto dan video turut dilakukan agar proses kerja keras ini menjadi kenangan dan catatan bersejarah dalam pelaksanaan PORSENI MAN 1 Bungo tahun ini.
Usai pekerjaan rampung, dilakukan sesi refleksi dan apresiasi yang dipimpin oleh Bapak Yosril Iskandar, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan semangat para siswa OSIM. “Saya sangat bangga melihat kalian — siswa-siswi OSIM MAN 1 Bungo — bukan hanya bersedia membantu, tapi benar-benar terlibat dalam setiap tahapan. Dari menyusun rangka, mengecat, hingga memasang ornamen, semua kalian lakukan dengan tanggung jawab dan kekompakan. Gapura ini bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol kerja keras, kreativitas, dan persaudaraan di madrasah kita,” tutur beliau. Senada dengan itu, Bapak M. Subhi, S.Pd juga menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa OSIM. Keterlibatan kalian membuktikan bahwa pelajar madrasah bukan hanya penonton, tapi pelaku aktif yang mampu mewujudkan visi bersama. Semoga melalui kegiatan ini, karakter disiplin, kerja sama, dan rasa memiliki kalian terhadap madrasah semakin tumbuh kuat,” ucap beliau disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.
Kegiatan pembangunan gapura ini juga mendapat apresiasi langsung dari Bapak Dony Afrian, S.Pd.I, M.Pd.I, selaku Kepala Madrasah MAN 1 Bungo. Dalam peninjauannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara guru dan siswa dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata penerapan nilai-nilai kebersamaan yang diajarkan di madrasah. “Saya sangat mengapresiasi sinergi yang ditunjukkan oleh OSIM bersama para guru pembina. PORSENI bukan hanya ajang olahraga dan seni, tapi juga momentum untuk membangun karakter dan semangat kolaborasi. Gapura ini menjadi simbol semangat kita semua dalam menyambut kegiatan besar ini,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau juga berharap agar nilai-nilai positif seperti tanggung jawab, gotong royong, dan disiplin yang terbentuk selama proses pembangunan gapura dapat terus diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.
Kini, dengan berdirinya gapura megah di halaman MAN 1 Bungo, suasana menjelang PORSENI terasa semakin meriah. Gapura itu bukan hanya penanda dimulainya rangkaian kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kerja keras, dan dedikasi seluruh warga madrasah. OSIM, para guru pembina, dan seluruh pihak yang terlibat telah memberikan contoh nyata tentang arti kebersamaan dalam karya. Dengan semangat yang sama, seluruh panitia dan peserta kini bersiap menyambut PORSENI 2025 dengan penuh antusiasme, harapan, dan doa agar seluruh kegiatan berjalan lancar serta membawa pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
Sumber : MAN 1 Bungo
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
100x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...