Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Bungo Plus Keterampilan # Selamat Datang di Website MAN 1 Bungo Plus KETERAMPILAN http://man1bungo.mdrsh.id # 2 Orang Siswa MAN 1 Bungo Plus Keterampilan Raih Medali Perunggu OMI Tingkat Nasional 2025 # AureL, Juara Harapan 2 Desain Grafis Poster RKMA Plus Keterampilan Tahun 2025 # Porseni Ke-XI Tahun 2025 - Membumikan Kurikulum Cinta Melalui Sportivitas dan Kreativitas Seni dan Olah Raga # 2 Tim MAN 1 Bungo (Aunaris dan Trivis) lolos Semifinal Bedah Data APBN dan APBD Kemenkeu RI
Diposting Pada: Kamis, 16 Oktober 2025

Lomba Penyelenggaraan Jenazah Warnai Porseni XI MAN 1 Bungo

Lomba Penyelenggaraan Jenazah Warnai Porseni XI MAN 1 Bungo

Bungo (MAN 1 Bungo)- Hari kedua pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-XI di MAN 1 Bungo diwarnai dengan suasana haru dan khidmat. Pada Kamis, 16 Oktober 2025, salah satu cabang lomba yang digelar adalah Lomba Penyelenggaraan Jenazah. Lomba ini menjadi perhatian karena sarat makna religius dan menyentuh sisi spiritual para peserta maupun penonton.

Lomba Penyelenggaraan Jenazah bertujuan menguji pemahaman serta keterampilan siswa dalam tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Para peserta mengikuti setiap tahapan, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah, dengan penuh keseriusan dan kehati-hatian. Meskipun menggunakan boneka sebagai media praktik, suasana tetap terasa khidmat seolah-olah sedang melaksanakan prosesi sesungguhnya.

Dewan juri yang menilai lomba ini terdiri dari Bapak Suryadi, S.Ag dan Ibu Ummul Khair, S.Pd.I, keduanya merupakan guru mata pelajaran Fiqih di MAN 1 Bungo. Mereka mengamati secara detail setiap langkah yang dilakukan peserta, mulai dari aspek teknis hingga adab dan sikap selama pelaksanaan. "Kami sangat senang melihat antusiasme dan keseriusan siswa dalam mengikuti lomba ini. Penyelenggaraan jenazah adalah ilmu yang sangat penting dan harus dikuasai oleh setiap muslim," ujar Bapak Suryadi, S.Ag saat memberikan pengarahan.

Kepala MAN 1 Bungo, Abi Dony Afrian, M.Pd.I, menegaskan bahwa lomba ini memiliki tujuan mulia. Ia menjelaskan, "Tujuan utama dari lomba atau pelatihan penyelenggaraan jenazah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengurus jenazah sesuai syariat Islam." Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan agar kewajiban fardu kifayah dapat dilaksanakan secara merata di masyarakat. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi kebingungan ketika ada warga yang meninggal dunia, karena sudah ada generasi muda yang siap membantu.

Selain aspek keterampilan, lomba ini juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Abi Dony Afrian, M.Pd.I, menambahkan bahwa kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar siswa dan mengingatkan semua pihak akan kematian yang pasti datang. Ia berharap, melalui lomba ini, siswa semakin dekat dengan Allah dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Ibu Ummul Khair, S.Pd.I, selaku juri, menekankan pentingnya pengurusan jenazah sebagai kewajiban fardhu kifayah. "Jika sudah ada yang melaksanakan, maka gugurlah kewajiban yang lain. Namun jika tidak ada yang mampu, maka semua berdosa. Karena itu, ilmu ini wajib dipelajari dan dikuasai oleh generasi muda kita," jelasnya.

Penilaian dalam lomba ini dilakukan secara komprehensif. Aspek yang dinilai meliputi ketepatan tata cara memandikan jenazah sesuai sunnah dan adab Islam, kesesuaian pengafanan, kebenaran bacaan dan gerakan shalat jenazah, adab dan sikap selama pelaksanaan, kekompakan tim, serta penguasaan materi tentang hukum dan hikmah setiap tahapan.

Para penonton yang hadir juga turut merasakan suasana khusyuk. Banyak di antara mereka yang terharu menyaksikan keseriusan peserta dalam menjalankan setiap tahapan lomba. Salah satu peserta mengungkapkan, "Awalnya kami agak nervous, tetapi ini adalah ilmu yang sangat penting. Kami berharap apa yang kami pelajari hari ini bisa bermanfaat ketika nanti dibutuhkan di masyarakat. Ini juga mengingatkan kami bahwa hidup itu sementara dan kita harus mempersiapkan diri untuk kematian."

Koordinator lomba menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MAN 1 Bungo dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan keagamaan yang mumpuni. Ia berharap, setelah mengikuti lomba ini, siswa tidak hanya memperoleh ilmu secara teori di kelas, tetapi juga praktik langsung sehingga siap terjun ke masyarakat sebagai bagian dari penyelenggara jenazah di lingkungan masing-masing.

Lomba Penyelenggaraan Jenazah menjadi bukti bahwa Porseni MAN 1 Bungo tidak hanya mengasah kemampuan olahraga dan seni, tetapi juga memperkuat pemahaman keagamaan serta nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika MAN 1 Bungo bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai akademik, tetapi juga tentang mempersiapkan siswa menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki kesadaran spiritual yang tinggi.

Porseni MAN 1 Bungo ke-XI akan terus berlanjut dengan berbagai cabang lomba lainnya. Pengumuman juara lomba penyelenggaraan jenazah akan disampaikan bersamaan dengan penutupan kegiatan Porseni.

Sumber: Panitia Porseni
Reporter: Tim Humas MAN 1 Bungo

 


36x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. PROGRAM TILAWAH MAN 1 BUNGO BIMBING SISWA UNTUK LEBIH MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT 109x dibaca
  2. Kepala MAN 1 Bungo Hadiri Pembukaan OMI Nasional di Banten 47x dibaca
  3. ILC MAN 1 BUNGO MERIAHKAN BULAN BAHASA TAHUN 2022 975x dibaca
  4. XI IPA 2 dan X IPA 1 Bersaing Rebut Juara 3 Voli Putri Porseni 53x dibaca
  5. Dua Siswa MAN 1 Bungo Ikuti Olimpiade IPA Orbit 2026 115x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Bungo Plus Keterampilan

Mars Madrasah