
BUNGO – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Ke-XI MAN 1 Bungo memasuki hari ketiga dengan menggelar Gladi Bujang Gadis pada Jumat (17/10/2025), usai pelaksanaan salat Jumat. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Surmawati, S.Ag., yang bertanggung jawab memastikan seluruh peserta siap tampil maksimal pada lomba yang akan diadakan keesokan harinya.
Gladi ini merupakan agenda wajib bagi seluruh peserta. Tujuannya adalah agar para kontestan memahami secara rinci alur, tata cara berjalan, serta berpose yang baik dan benar di atas panggung. Persiapan matang melalui gladi ini diharapkan dapat menjadi kunci sukses penampilan mereka pada hari lomba yang dijadwalkan Sabtu pagi.
Ibu Surmawati, selaku pembimbing, menegaskan pentingnya gladi untuk memberikan gambaran kepada peserta mengenai cara berjalan, berpose, dan menampilkan diri dengan percaya diri namun tetap santun sesuai nilai-nilai Islam. "Gladi ini sangat penting untuk memberikan gambaran kepada peserta tentang bagaimana mereka harus berjalan, berpose, dan menampilkan diri dengan percaya diri namun tetap santun sesuai nilai-nilai Islam," jelasnya.
Selama gladi, para peserta Bujang Gadis tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan. Mereka berlatih mulai dari teknik berjalan di atas panggung, cara menatap juri dan penonton, hingga pose-pose yang mencerminkan kepribadian islami dan sikap sopan santun. Latihan ini dilakukan dengan serius, namun tetap dalam suasana kekeluargaan.
Ibu Surmawati secara telaten memberikan koreksi dan masukan kepada setiap peserta. Ia memastikan setiap detail gerakan yang harus dilakukan saat lomba benar-benar dipahami. Salah seorang peserta putri mengungkapkan, "Ini pertama kalinya saya mengikuti lomba seperti ini. Gladi sangat membantu saya menghilangkan rasa gugup dan lebih memahami apa yang harus saya lakukan di atas panggung nanti."
Peserta putra juga menunjukkan keseriusan dalam mengikuti latihan. Mereka memperhatikan setiap instruksi, mulai dari postur tubuh, ekspresi wajah, hingga cara berinteraksi dengan juri dan penonton secara sopan dan berkarakter. Selain teknik berjalan dan berpose, gladi juga menekankan pemahaman tentang adab dan etika dalam berkompetisi.

Peserta diingatkan untuk selalu menjaga akhlak mulia, menghormati sesama peserta, dan menampilkan kepribadian muslim yang baik. "Bujang Gadis bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang kepribadian, adab, dan kemampuan menjadi teladan bagi generasi muda. Itulah yang kami tekankan dalam gladi ini," tambah Ibu Surmawati.
Panitia PORSENI memastikan seluruh peserta mengikuti gladi tanpa terkecuali. Kehadiran wajib ini diterapkan agar tidak ada peserta yang merasa kebingungan atau kurang persiapan saat lomba berlangsung besok. Setelah gladi selesai, para peserta terlihat lebih percaya diri dan siap menghadapi lomba.
Lomba Bujang Gadis yang akan digelar pada Sabtu pagi besok menjadi salah satu puncak acara PORSENI Ke-XI MAN 1 Bungo. Dengan persiapan matang melalui gladi, diharapkan lomba berjalan lancar dan menghasilkan Bujang Gadis yang tidak hanya menarik secara penampilan, tetapi juga memiliki kepribadian islami yang kuat.
Seluruh warga MAN 1 Bungo menantikan penampilan para peserta Bujang Gadis yang akan menjadi penutup rangkaian PORSENI Ke-XI tahun ini. Antusiasme dan persiapan yang matang dari para peserta diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi seluruh siswa dan warga sekolah.
Sumber : Panitia Poerseni
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
52x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...