
Bungo- Siswa-siswi Kelas X Bahasa Multimedia MAN 1 Bungo memulai perjalanan literasi digital dengan penuh semangat. Pada Jumat, 24 Oktober 2025, mereka mengikuti kegiatan Literasi Digital Reform yang berlangsung di Laboratorium TIK madrasah. Kegiatan ini mengangkat tema "Media Digital sebagai Jembatan Pelestarian Budaya: Majalah Digital dan Dokumentasi Warisan Lokal" dan menjadi pengalaman pertama bagi para siswa baru dalam program literasi digital yang digelar oleh sekolah.
Sejak awal kegiatan, para siswa Kelas X Bahasa Multimedia menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka baru saja memasuki dunia multimedia di tingkat madrasah aliyah dan langsung terlibat aktif dalam setiap sesi. Meskipun masih berada di tahun pertama pembelajaran, minat mereka terhadap materi pembuatan majalah digital dan teknik dokumentasi visual terlihat jelas. Salah seorang siswa mengungkapkan, "Ini adalah pengalaman pertama kami mengikuti kegiatan literasi digital seperti ini. Kami sangat excited karena bisa belajar hal-hal baru yang sangat menarik."
Di Laboratorium TIK, para siswa mendapatkan pembelajaran dasar yang komprehensif dari para narasumber. Mereka diperkenalkan pada konsep pembuatan majalah digital, prinsip fotografi dan videografi, serta pentingnya pelestarian budaya lokal di era digital. Pembina ICT Club, S.S. Ningsih, menekankan pentingnya peran siswa Kelas X dalam program ini. Ia menyatakan, "Mereka adalah generasi yang akan melanjutkan program ini di tahun-tahun mendatang. Dengan memulai dari awal, kami berharap mereka dapat membangun fondasi yang kuat dalam literasi digital dan kesadaran budaya."
Selain menerima materi, para siswa juga langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh. Mereka belajar mengoperasikan aplikasi pembuat konten digital, berlatih mengambil foto dengan komposisi yang baik, serta menyusun narasi untuk dokumentasi budaya. Salah satu peserta mengatakan, "Awalnya kami pikir akan sulit, tapi ternyata dengan bimbingan yang baik, kami bisa mengikuti dan mulai membuat karya sederhana," sambil memperlihatkan hasil foto yang baru diambilnya.
Narasumber kegiatan, Bapak Eko Ady Saputra, M.Pd.T, memberikan apresiasi atas semangat para siswa. Ia optimistis bahwa dengan konsistensi dalam belajar dan berlatih, akan lahir banyak karya dokumentasi budaya yang menarik dari generasi muda ini. Para siswa juga didorong untuk mulai mengamati dan mencatat berbagai aspek budaya lokal di sekitar mereka, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat, sebagai langkah awal memahami kekayaan budaya daerah.
Kepala Perpustakaan MAN 1 Bungo, Ibu Surmawati, S.Ag, menyambut baik partisipasi siswa Kelas X dalam kegiatan ini. Ia berharap, "Mereka adalah investasi masa depan. Dengan memulai pembelajaran literasi digital sejak kelas X, kami berharap pada saat mereka di kelas XII nanti, mereka sudah menjadi content creator yang handal dan peduli terhadap pelestarian budaya."
Kegiatan Literasi Digital Reform yang melibatkan Kelas X Bahasa Multimedia ini menunjukkan komitmen MAN 1 Bungo dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai cinta tanah air melalui pelestarian budaya lokal dengan memanfaatkan media digital yang relevan bagi generasi muda.
Sumber: Pembina ICT Club
Penulis: Tim Humas MAN 1 Bungo
|
78x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...