
Bungo (MAN 1 Bungo) - Suasana penuh ketegangan dan semangat tampak di ruang kerja operator MAN 1 Bungo pada Jumat (31/10/2028). Hari ini menjadi batas akhir pendaftaran Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) yang diadakan oleh Kantor Kementerian Agama Provinsi Jambi. MAN 1 Bungo turut ambil bagian sebagai salah satu peserta dalam ajang tahun ini.
Mem Ningsih, operator sekaligus admin media sosial MAN 1 Bungo, menunjukkan komitmen tinggi dengan bersiap lembur hingga detik-detik terakhir penutupan pendaftaran. Ia menegaskan kesiapannya untuk tetap siaga hingga pukul 23.59 WIB demi memastikan proses pendaftaran berjalan lancar. "Kami harus memastikan karya film pendek dari MAN 1 Bungo dapat terdaftar dengan sempurna. Saya siap standby hingga pukul 23.59 WIB untuk menyelesaikan proses pendaftaran," ujar Mem Ningsih.

Keikutsertaan MAN 1 Bungo dalam KFPI tahun ini menjadi agenda penting bagi madrasah. Kompetisi ini dinilai sebagai kesempatan berharga untuk mengasah kreativitas siswa dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui media film pendek yang relevan dan menarik bagi generasi muda. Persiapan yang dilakukan tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga dukungan penuh dari pihak madrasah.
Pada hari terakhir pendaftaran, Mem Ningsih harus memastikan seluruh dokumen persyaratan, file video, dan formulir pendaftaran telah lengkap dan sesuai ketentuan. Ia menegaskan pentingnya ketelitian agar tidak ada persyaratan yang terlewat. "Tidak boleh ada yang terlewat. Ini kesempatan emas bagi siswa-siswa kami untuk menunjukkan karya terbaik mereka," tambahnya.
Film pendek yang akan didaftarkan merupakan hasil kerja keras tim kreatif siswa MAN 1 Bungo. Mereka telah mempersiapkan karya tersebut selama beberapa bulan terakhir dengan mengusung tema islami yang dikemas secara segar dan relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Proses produksi film ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari penulisan naskah, pembuatan gambar, hingga penyuntingan akhir.
Kompetisi Film Pendek Islami yang digelar Kemenag Provinsi Jambi menjadi ajang bergengsi bagi institusi pendidikan Islam di wilayah tersebut. Berbagai madrasah dan lembaga pendidikan Islam berlomba-lomba menampilkan karya terbaik mereka untuk menyebarkan pesan-pesan keislaman yang positif.
Mem Ningsih berharap karya dari MAN 1 Bungo dapat bersaing secara sehat dan memberikan kontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Ia terus memantau proses unggah file pendaftaran hingga waktu penutupan tiba. "Kami berharap karya dari MAN 1 Bungo dapat bersaing dan memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin," pungkasnya.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Mem Ningsih siap menjalani malam panjang demi memastikan MAN 1 Bungo tercatat sebagai peserta resmi KFPI 2028. Dukungan dari seluruh pihak madrasah dan kerja keras siswa menjadi modal utama dalam mengikuti kompetisi ini.
Sumber :Operator MAN 1 Bungo
Penulis: Tim Redaksi MAN 1 Bungo
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...