
Bungo (MAN 1 Bungo)- Pembina Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Bungo Bapak Syamsul Bahri, S.Sos dipercaya menjadi pembina upacara pada pembukaan kegiatan Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) yang digelar di Lapangan MAN 1 Bungo. Kegiatan ini berlangsung mulai Sabtu malam hingga Minggu dan diikuti oleh anggota PMR Wira dari MAN 1 Bungo serta PMR Widya dari SMPN 3 Bungo.
Upacara pembukaan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Para peserta dari kedua sekolah tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dipimpin oleh Pembina OSIM MAN 1 Bungo. Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya peran PMR sebagai garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
"PMR adalah wadah pembentukan karakter pemuda yang peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kalian diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan sebagai relawan muda," ujar Pembina Upacara dalam sambutannya.
Latihan gabungan ini mempertemukan PMR Wira dari tingkat madrasah aliyah dengan PMR Widya dari tingkat sekolah menengah pertama. Kolaborasi antarjenjang ini menciptakan suasana saling belajar dan memperkuat kerja sama. Kegiatan mengangkat tema "Bangkitkan Semangat, Aktifkan PMR di Sekolah" dengan tujuan memperkuat kapasitas anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama dan tanggap darurat di lingkungan sekolah.

Berbagai materi pelatihan telah disiapkan untuk mendukung tujuan tersebut. Materi yang diberikan meliputi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), simulasi evakuasi, penanganan korban bencana, serta pembinaan mental dan karakter relawan. Peserta juga berkesempatan melakukan praktik langsung di lapangan guna mengasah keterampilan mereka dalam situasi nyata.
Kehadiran Pembina OSIM MAN 1 Bungo sebagai pembina upacara menunjukkan dukungan penuh dari pihak madrasah terhadap pengembangan PMR. Sinergi antara MAN 1 Bungo dan SMPN 3 Bungo dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bungo. "Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara kedua sekolah. Semoga latihan gabungan ini dapat melahirkan kader-kader PMR yang kompeten dan siap berkontribusi bagi kemanusiaan," tambah Pembina Upacara.
Setelah upacara pembukaan, para peserta langsung melanjutkan kegiatan latihan dengan penuh semangat. Latihan gabungan ini ditutup pada Minggu sore dengan harapan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan kualitas PMR di sekolah-sekolah, sekaligus memperkuat peran PMR sebagai relawan muda yang siap membantu dalam situasi darurat dan kemanusiaan.
Sumber : Anggota PMR
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
47x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...