
Bungo (MAN 1 Bungo)- Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN 1 Bungo dan PMR Widya SMPN 3 Bungo berlangsung dengan penuh semangat di Lapangan MAN 1 Bungo. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bungo yang memberikan materi seputar kepalangmerahan dan pertolongan pertama.
Sejak awal sesi, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mengikuti materi dengan tertib, memperhatikan penjelasan narasumber, dan tetap bersemangat meski cuaca cukup terik. Para peserta tampak serius menyimak dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Salah seorang peserta dari PMR Wira MAN 1 Bungo mengungkapkan rasa senangnya dapat belajar langsung dari PMI Kabupaten Bungo. Ia menilai ilmu yang didapat sangat bermanfaat dan akan digunakan untuk membantu orang lain.
Interaksi aktif antara peserta dan narasumber menjadi salah satu keunggulan kegiatan ini. Banyak peserta yang berani bertanya, meminta penjelasan lebih lanjut, dan berbagi pengalaman terkait materi yang diberikan. Saat narasumber membahas sejarah PMI dan prinsip-prinsip kepalangmerahan, peserta tampak antusias dan berdiskusi dengan teman-temannya. Seorang peserta dari PMR Widya SMPN 3 Bungo menyatakan ketertarikannya pada sejarah PMI dan merasa bangga menjadi bagian dari PMR.
Sesi praktik pertolongan pertama menjadi momen yang paling dinanti. Peserta bersemangat mencoba teknik-teknik yang diajarkan, seperti pembalutan luka dan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Mereka saling bergantian menjadi pasien dan penolong, serta tidak ragu meminta bimbingan dari pembina PMI. Peserta mengaku awalnya merasa takut melakukan kesalahan, namun berkat bimbingan yang sabar, mereka menjadi lebih percaya diri.
Kekompakan antara peserta dari kedua sekolah juga terlihat jelas. Meski berasal dari jenjang berbeda, PMR Wira dan PMR Widya saling membantu dan memberi semangat selama praktik. Mereka bekerja sama dalam setiap sesi, memperkuat rasa persaudaraan dan motivasi untuk belajar lebih baik.
Narasumber dari PMI Kabupaten Bungo memberikan apresiasi atas semangat dan keaktifan peserta. Mereka menilai peserta sangat kritis, aktif bertanya, dan memiliki potensi besar untuk menjadi relawan yang berkualitas. Menurut narasumber, sikap aktif dan keinginan belajar yang tinggi merupakan modal penting bagi kader PMR di masa depan.
Kegiatan latihan gabungan ini masih akan berlanjut dengan berbagai materi dan simulasi hingga hari Minggu. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh peserta di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Para peserta diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama dan menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan di sekitarnya.
Sumber : Anggota PMR
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
109x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...