
Bungo (MAN 1 Bungo)- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo secara resmi melepas dua siswanya untuk mewakili Provinsi Jambi dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional. Acara pelepasan kontingen ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi Bapak Dr.H Mahbub Daryanto, M.Pd.I di dampingi oleh Bapak Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Jambi, Dr.H. Dedi Irama Silalahi, S.Sos.
Dua siswa yang berhasil lolos ini, Aldi Amanda Ramadhan dan Tio Noer Ashari, akan berkompetisi di bidang Geografi dan Kimia. Keduanya berhasil lolos setelah melalui seleksi ketat di tingkat provinsi, sehingga berhak membawa nama Jambi ke ajang kompetisi nasional yang diikuti oleh siswa-siswi madrasah terbaik dari seluruh Indonesia.

Kepala MAN 1 Bungo, Abi Dony Afrian, S.Pd.I., M.Pd., turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian kedua siswa. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras siswa, bimbingan intensif dari para guru, serta dukungan seluruh keluarga besar MAN 1 Bungo. Abi Dony menegaskan bahwa madrasah yang dipimpinnya tidak hanya unggul dalam program keterampilan vokasi, tetapi juga di bidang akademik. Ia berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Aldi dan Tio, mulai dari fasilitas persiapan, bimbingan, hingga kebutuhan logistik selama kompetisi berlangsung.
Aldi Amanda Ramadhan akan berkompetisi di bidang Geografi. Ia dikenal memiliki kemampuan analisis spasial yang baik dan pemahaman mendalam tentang fenomena geosfer. Aldi menyatakan siap berjuang maksimal untuk membanggakan madrasah dan Provinsi Jambi. Sementara itu, Tio Noer Ashari yang akan berlaga di bidang Kimia telah mempersiapkan diri dengan latihan soal dan eksperimen laboratorium. Ia mengaku optimis dapat memberikan hasil terbaik dalam ajang nasional ini.
Persiapan kedua siswa dilakukan secara intensif selama beberapa minggu terakhir. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari guru-guru terbaik MAN 1 Bungo yang berpengalaman di bidangnya. Persiapan tersebut meliputi pendalaman materi, latihan soal olimpiade tahun-tahun sebelumnya, simulasi ujian, serta pembinaan mental dan strategi menghadapi kompetisi. Madrasah juga menyediakan fasilitas seperti akses ke laboratorium, referensi belajar, dan konsultasi dengan alumni yang pernah mengikuti olimpiade serupa.

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan ajang kompetisi akademik bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dari seluruh Indonesia. OMI bertujuan meningkatkan mutu pendidikan madrasah, mendorong prestasi akademik siswa, serta membangun karakter kompetitif yang sportif dan berintegritas. Tahun ini, OMI tingkat nasional akan digelar di Banten dan diikuti oleh ratusan siswa terbaik dari berbagai provinsi.
Keberhasilan MAN 1 Bungo mengirim dua siswa ke OMI Nasional menambah deretan prestasi madrasah yang berlokasi di Kabupaten Muara Bungo ini. MAN 1 Bungo dikenal sebagai salah satu madrasah berprestasi di Provinsi Jambi, baik di bidang akademik, keterampilan, seni, maupun olahraga. Dengan jumlah siswa mencapai 714 orang yang terbagi dalam 21 rombongan belajar, MAN 1 Bungo menerapkan konsep pendidikan yang memadukan pembelajaran akademik dan program keterampilan praktis, seperti Multimedia, Teknik Elektronika, Tata Boga, Teknik Pengelasan, dan Hidroponik. Kepala madrasah menegaskan bahwa prestasi di OMI ini membuktikan konsep Madrasah Plus Keterampilan yang diusung tidak mengurangi fokus akademik siswa, melainkan justru menciptakan keseimbangan yang mendorong siswa menjadi lebih holistik dan berprestasi.
Sumber : Kepala MAN 1 Bungo
Penulis : Tim Redaksi MAN 1 Bungo
|
107x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...