Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Bungo Plus Keterampilan # Selamat Datang di Website MAN 1 Bungo Plus KETERAMPILAN http://man1bungo.mdrsh.id # 2 Orang Siswa MAN 1 Bungo Plus Keterampilan Raih Medali Perunggu OMI Tingkat Nasional 2025 # AureL, Juara Harapan 2 Desain Grafis Poster RKMA Plus Keterampilan Tahun 2025 # Porseni Ke-XI Tahun 2025 - Membumikan Kurikulum Cinta Melalui Sportivitas dan Kreativitas Seni dan Olah Raga # 2 Tim MAN 1 Bungo (Aunaris dan Trivis) lolos Semifinal Bedah Data APBN dan APBD Kemenkeu RI
Diposting Pada: Senin, 10 November 2025

Drama 10 November Warnai Peringatan Hari Pahlawan di MAN 1 Bungo

Drama 10 November Warnai Peringatan Hari Pahlawan di MAN 1 Bungo

Bungo(MAN 1 bungo)- Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bersama seluruh ekstrakurikuler MAN 1 Bungo mempersembahkan drama berjudul 10 November untuk memperingati Hari Pahlawan pada Senin, 10 November 2025. Pertunjukan ini digelar di Lapangan Upacara MAN 1 Bungo, tepat setelah upacara bendera peringatan Hari Pahlawan selesai dilaksanakan.

Drama yang diarahkan oleh Bapak Syamsul Bahri, S.Sos, selaku Pembina OSIM dan Guru Pendidikan Kewarganegaraan, berhasil menarik perhatian seluruh warga madrasah. Selama sekitar 30 menit, para siswa, guru, dan karyawan madrasah menyaksikan kisah heroik perjuangan arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 10 November 1945.

Keistimewaan drama ini terletak pada kolaborasi seluruh unit ekstrakurikuler di MAN 1 Bungo. Setiap ekskul berkontribusi sesuai bidangnya, seperti Ekskul Teater dan Seni sebagai pemeran utama, ICT Club yang menangani dokumentasi dan multimedia, Paskibra yang mengatur tata panggung dan formasi, serta Ekskul Musik yang mengiringi dengan scoring dramatis. Ekskul lain seperti PMR, Pramuka, dan KIR juga mendukung berbagai aspek produksi.



Pak Syamsul menyampaikan, "Ini adalah pertama kalinya kami menggelar pertunjukan drama dengan melibatkan semua ekskul. Hasilnya luar biasa, karena setiap ekskul berkontribusi sesuai kapasitasnya." Persiapan drama ini dilakukan selama dua minggu dengan latihan rutin hampir setiap sore, menyesuaikan jadwal akademik siswa.

Drama 10 November mengisahkan pertempuran rakyat Surabaya melawan tentara Sekutu. Cerita dibuka dengan narasi kondisi Indonesia pasca-proklamasi kemerdekaan, dilanjutkan dengan adegan ultimatum Sekutu, hingga puncak pertempuran sengit yang menelan banyak korban jiwa. Para pemain tampil total dengan kostum era 1945, properti senjata replika, dan tata panggung sederhana namun efektif, sehingga penonton dapat merasakan kembali suasana perjuangan 78 tahun silam.

Pak Syamsul berharap, "Kami ingin generasi muda, khususnya siswa-siswi MAN 1 Bungo, memahami bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil pengorbanan para pahlawan. Melalui drama ini, kami berharap semangat juang mereka bisa menginspirasi."

Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh siswa yang langsung duduk rapi di lapangan usai upacara untuk menyaksikan drama. Suasana hening tercipta saat adegan dramatis berlangsung, bahkan beberapa siswa dan guru tampak terharu pada puncak pertempuran.Nafisa Azzhra, siswi kelas XII Bahasa, mengaku sangat tersentuh, "Drama ini sangat menyentuh. Saya baru benar-benar merasakan betapa beratnya perjuangan para pahlawan kita. Mereka rela berkorban nyawa demi kemerdekaan."

Davva Okta Dwirama, salah satu pemeran utama, mengungkapkan rasa bangga dan gugupnya tampil di depan seluruh madrasah. "Ini pengalaman baru bagi saya bermain drama kolosal di depan seluruh madrasah. Saya sangat bangga bisa berpartisipasi dalam acara yang bermakna ini," ujarnya.



Kepala MAN 1 Bungo, Abi Dony Afrian, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan dedikasi siswa. "Saya sangat bangga dengan kreativitas dan dedikasi anak-anak kita. Drama ini bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga media pendidikan karakter dan nasionalisme," katanya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan di MAN 1 Bungo, agar peringatan hari-hari bersejarah lebih bermakna dan siswa memahami nilai-nilai di baliknya.

Pertunjukan drama 10 November membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler yang bermakna. Dengan menggabungkan seni, sejarah, dan nilai karakter, MAN 1 Bungo terus berinovasi menciptakan pembelajaran holistik dan berkesan bagi siswa.

Sumber : Pembina OSIM
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo

 


263x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Dari Layar ke Hati: Film Inspiratif di MAN 1 Bungo Perkuat Karakter dan Motivasi Siswa 93x dibaca
  2. Guru Hidropnik MAN 1 Bungo Jemput Siswa PKL Hidroponik di Koramil 170x dibaca
  3. PASLON 01 UNGGUL PADA PILKASIM MAN 1 BUNGO TAHUN 2024 344x dibaca
  4. Aldi Amanada Ramadhan S Raih Perunggu di OMI 2025 35x dibaca
  5. Tim MANsalits MAN 1 Bungo Rampungkan Majalah Edisi Kedua 171x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Bungo Plus Keterampilan

Mars Madrasah