
Bungo (MAN 1 Bungo)- Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo di Kabupaten Bungo, Jambi, menggelar praktik keterampilan Tata Boga dengan tema inovasi kuliner sehat pada Jumat, 15 November 2025. Dalam kegiatan yang berlangsung di dapur sekolah tersebut, para siswi memanfaatkan daun kelor sebagai bahan utama untuk membuat berbagai jenis kue.
Daun kelor dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi serta ketersediaannya yang melimpah di lingkungan sekitar sekolah. Praktik ini merupakan bagian dari program pembelajaran yang tidak hanya menekankan keterampilan memasak, tetapi juga edukasi tentang gizi dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Guru pembimbing praktik Tata Boga, Ibu Andrea, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar siswa tidak hanya mampu mengolah makanan, tetapi juga memahami nilai gizi dari bahan yang digunakan. "Daun kelor sangat kaya nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, dan protein," ujar Siti Rahma.
Selama praktik, para siswi tampak antusias mencoba berbagai resep, seperti brownies kelor, cookies kelor, bolu kukus kelor, hingga donat kelor. Mereka mempelajari teknik pengolahan daun kelor agar tidak menimbulkan rasa pahit, mulai dari pemilihan daun yang tepat, pencucian, hingga penghalusan menggunakan blender.
Mirza, salah satu peserta praktik, mengaku awalnya ragu dengan rasa kue berbahan daun kelor. "Awalnya saya ragu kue dari daun kelor akan enak, tapi setelah dicoba ternyata rasanya lezat dan warnanya juga menarik kehijauan," ungkap Mirza
Kegiatan praktik berlangsung selama sekitar empat jam, dimulai dari persiapan bahan, proses pembuatan, hingga pengemasan produk. Hasil kue yang telah dibuat kemudian dikemas secara menarik dan sebagian dibagikan kepada guru serta warga sekolah untuk dicicipi.
Kepala MAN 1 Bungo,Abi Dony Afrian, M.Pd., memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat karena siswa tidak hanya belajar keterampilan wirausaha, tetapi juga mempromosikan pangan lokal yang sehat. "Ke depan, kami berharap siswa bisa mengembangkan produk ini menjadi peluang usaha," ujarnya.
Pihak sekolah juga berencana mengadakan bazar produk hasil karya siswa pada acara-acara tertentu. Dengan demikian, para siswi dapat belajar langsung tentang kewirausahaan sekaligus memperkenalkan produk kue berbahan daun kelor kepada masyarakat yang lebih luas.
Inovasi kuliner berbahan daun kelor ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan tanaman lokal yang kaya manfaat, namun sering kali kurang mendapat perhatian. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata integrasi antara pendidikan keterampilan, pemanfaatan sumber daya lokal, dan promosi pola makan sehat di lingkungan sekolah.
Sumber : Guru Tata Boga
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
43x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...