
Siswa kelas XII MAN 1 Bungo melanjutkan praktik lintas bidang TIK/Informatika dengan materi yang lebih menantang setelah sebelumnya berhasil membuat logo dan banner. Kali ini, mereka diarahkan untuk membuat desain mock up sekaligus desain kemasan produk sebagai bagian dari pengembangan keterampilan desain grafis.
Tahapan lanjutan ini bertujuan agar siswa dapat mengaplikasikan logo dan banner yang telah mereka buat ke dalam visualisasi produk nyata. Dengan demikian, mereka dapat melihat bagaimana desain yang telah dirancang dapat diterapkan secara profesional pada berbagai media. Antusiasme siswa terlihat meningkat saat menghadapi tantangan baru ini.
"Setelah membuat logo dan banner, sekarang kami belajar bagaimana menampilkan desain tersebut dalam bentuk mock up yang lebih realistis. Ini membuat karya kami terlihat lebih profesional," ujar salah satu siswa dengan penuh semangat.
Dalam praktik pembuatan mock up, siswa diajarkan teknik memvisualisasikan desain pada berbagai media, seperti kemasan produk, merchandise, atau media promosi lainnya. Mereka memanfaatkan template dan teknik editing agar hasil mock up tampak seperti produk asli. Proses ini melatih kemampuan teknis sekaligus kreativitas siswa dalam menampilkan desain secara nyata.
Selain itu, siswa juga mempelajari pembuatan desain kemasan. Mereka diajarkan tentang pemilihan bentuk kemasan, penempatan informasi produk, barcode, serta elemen visual yang dapat menarik perhatian konsumen. Guru pembimbing menekankan pentingnya desain kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga informatif dan sesuai dengan target pasar.
Para siswa diminta untuk berpikir kreatif dalam merancang kemasan yang unik namun tetap fungsional. Mereka harus mempertimbangkan berbagai aspek seperti proporsi, komposisi warna, keterbacaan teks, dan daya tarik visual secara keseluruhan. Proses ini menuntut ketelitian dan perhatian pada detail agar hasil desain benar-benar efektif dalam memasarkan produk.
Beberapa siswa mulai menunjukkan hasil karya yang mengesankan. Desain kemasan yang mereka buat untuk produk makanan, minuman, hingga kosmetik memperlihatkan kreativitas dan pemahaman yang baik terhadap prinsip-prinsip desain grafis. Hasil karya ini menjadi bukti bahwa siswa mampu mengaplikasikan teori yang dipelajari ke dalam praktik nyata.
"Dengan belajar membuat mock up dan desain kemasan, kami jadi paham bahwa desain grafis bukan hanya soal membuat gambar yang bagus, tapi juga tentang bagaimana menyajikan produk agar menarik di pasaran," ungkap seorang siswa lain.
Keterampilan membuat mock up dan desain kemasan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa yang berminat di bidang kewirausahaan. Ilmu yang diperoleh dapat digunakan untuk mengembangkan branding produk sendiri di masa depan.
Praktik komprehensif mulai dari pembuatan logo, banner, mock up, hingga desain kemasan ini memberikan pengalaman lengkap kepada siswa tentang proses desain produk dari awal hingga akhir. Sekolah berharap keterampilan ini dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja atau berwirausaha setelah lulus nanti.
|
46x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...