
Bungo (MAN 1 bungo)- Workhshop Teknik Pengelasan Hari ini Kamis, 27/11/2025 dipenuhi antusiasme saat siswa-siswi kelas XI Bahasa menampilkan pertunjukan teater sebagai tugas akhir mata pelajaran Seni Budaya. Acara ini menjadi momen puncak dari proses pembelajaran seni teater yang telah berlangsung selama satu semester. Penampilan tersebut dipandu oleh guru pembimbing, Bapak Iis Malpisa, S.Sn, yang juga merupakan pengajar Seni Budaya di Madrasah tersebut.
Pertunjukan teater ini bukan sekadar pementasan, melainkan hasil kerja keras dan dedikasi para siswa dalam memahami seni peran, ekspresi, serta penyampaian pesan melalui panggung. Siswa-siswi menampilkan berbagai aspek teater, mulai dari akting, tata panggung, hingga pengelolaan properti. Setiap detail pertunjukan dipersiapkan dengan matang agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penonton.
Bimbingan intensif diberikan oleh Bapak Iis Malpisa, yang memiliki latar belakang pendidikan seni. Ia mendampingi siswa sejak tahap awal, mulai dari pemilihan naskah, pembagian peran, latihan akting, hingga teknis pementasan. "Teater adalah seni yang kompleks. Siswa tidak hanya belajar berakting, tetapi juga belajar kerja sama tim, manajemen waktu, dan kepercayaan diri tampil di depan publik," ujar Bapak Iis Malpisa usai pertunjukan.
Proses persiapan pertunjukan melibatkan berbagai tahapan. Siswa kelas XI Bahasa memulai dengan diskusi pemilihan tema dan naskah, kemudian membagi peran sesuai karakter, serta menjalani latihan rutin untuk mengasah kemampuan akting dan blocking panggung. Selain itu, mereka juga menyiapkan kostum dan properti pendukung secara mandiri. Proses ini memberikan pengalaman berharga bagi para siswa, terutama dalam memahami karakter, mengelola emosi saat tampil, dan berkoordinasi dengan rekan satu tim.
Salah satu pemeran utama mengungkapkan, "Awalnya kami nervous, tapi berkat bimbingan Pak Iis dan dukungan teman-teman, kami bisa tampil dengan percaya diri. Ini pengalaman yang tidak akan terlupakan." Pernyataan ini menggambarkan bagaimana proses kreatif dalam teater mampu membangun kepercayaan diri dan kekompakan siswa.
Pertunjukan teater kelas XI Bahasa mendapat sambutan positif dari penonton yang terdiri dari guru-guru dan siswa kelas lain. Penampilan yang energetik dan penuh penghayatan berhasil menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam naskah. Kepala sekolah yang turut hadir memberikan apresiasi kepada siswa dan guru pembimbing atas kesuksesan acara ini. Ia berharap kegiatan seni seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pengembangan bakat siswa.
Melalui tugas akhir teater ini, siswa kelas XI Bahasa tidak hanya memperoleh nilai akademik, tetapi juga pengalaman berharga dalam berkesenian, berkolaborasi, dan mengekspresikan kreativitas di atas panggung. Kegiatan ini menjadi bukti pentingnya pembelajaran seni dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial siswa.
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...