
Bungo (MAN 1 Bungo)- MAN 1 Bungo menerapkan kebijakan baru dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan menunjuk guru-guru dari rumpun Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai panitia pelaksana. Kebijakan ini merupakan bagian dari sistem rotasi kepanitiaan yang telah disepakati sejak awal tahun pelajaran, bertujuan memberikan kesempatan merata kepada seluruh guru untuk terlibat dalam pengelolaan kegiatan sekolah.
Sistem rotasi ini dirancang agar setiap semester, kepanitiaan ASAS diampu oleh rumpun mata pelajaran yang berbeda. Untuk semester ganjil kali ini, giliran guru-guru IPS yang bertanggung jawab, sementara semester genap mendatang akan diambil alih oleh rumpun lain. Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 1 Bungo menegaskan bahwa sistem ini juga mencegah penumpukan tugas pada kelompok guru tertentu dan memperluas pengalaman organisasi bagi semua guru.
Panitia ASAS semester ganjil terdiri dari guru-guru yang mengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia, Sejarah Peminatan, Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan Antropologi. Selain itu, beberapa guru dari rumpun lain turut membantu, khususnya di bidang yang membutuhkan keahlian khusus seperti teknologi informasi dan dokumentasi.
Pembagian tugas dalam panitia dilakukan secara profesional oleh ketua panitia yang merupakan guru Ekonomi. Tugas-tugas utama meliputi penggandaan dan pengamanan soal, pengaturan ruang ujian, penyusunan jadwal pengawas, pengelolaan administrasi, penyediaan konsumsi, serta koordinasi komunikasi dengan siswa, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya.
Guru-guru IPS dipilih karena dinilai memiliki keunggulan dalam hal kemampuan organisasi, keterampilan komunikasi, pemahaman sosial, serta pengalaman dalam mengelola kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Mereka terbiasa mengatur kegiatan pembelajaran dan proyek sosial yang membutuhkan koordinasi kompleks.
Menjadi panitia ASAS bukanlah tugas yang mudah, mengingat mereka harus mengatur ujian untuk seluruh mata pelajaran, tidak hanya rumpun IPS. Namun, para guru menunjukkan profesionalisme dan kesiapan menghadapi tantangan. Ketua panitia mengungkapkan bahwa koordinasi yang baik dan dukungan dari guru-guru lain menjadi kunci kelancaran pelaksanaan ASAS.
Untuk mengatasi keterbatasan pengetahuan teknis di luar rumpun IPS, panitia aktif berkonsultasi dengan guru mata pelajaran lain, terutama dalam verifikasi soal dan kelengkapan administrasi. Kolaborasi lintas rumpun juga berjalan baik, dengan guru-guru MIPA, Bahasa, dan Agama turut membantu dalam aspek teknis yang berkaitan dengan mata pelajaran mereka.
Pengalaman menjadi panitia ASAS memberikan pembelajaran berharga bagi guru-guru IPS. Mereka memperoleh wawasan baru tentang manajemen acara, koordinasi tim, serta pemecahan masalah yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas. Pengalaman ini juga memperluas pemahaman mereka tentang sistem evaluasi pembelajaran secara menyeluruh.
Kepala MAN 1 Bungo memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme dan dedikasi guru-guru IPS dalam menjalankan tugas kepanitiaan. Ia menekankan pentingnya sistem rotasi untuk membangun kapasitas organisasi seluruh guru dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kegiatan sekolah.
Sistem rotasi kepanitiaan ini membawa berbagai manfaat, seperti pemerataan beban kerja, pengembangan kompetensi, pemahaman holistik terhadap proses evaluasi, solidaritas tim, dan kaderisasi kepemimpinan di lingkungan sekolah. Pengalaman guru rumpun IPS dalam mengelola ASAS semester ganjil juga akan menjadi referensi dan pembelajaran bagi rumpun lain yang akan bertugas di semester genap.
Meskipun disibukkan dengan tugas kepanitiaan, para guru IPS tetap memberikan perhatian kepada siswa, memastikan mereka mendapat bimbingan dan motivasi dalam menghadapi ujian. Beberapa guru panitia membagikan pengalaman mereka, mulai dari belajar manajemen waktu hingga merasakan semangat kebersamaan dalam tim.
Guru-guru IPS menunjukkan komitmen profesional tinggi, rela bekerja lembur dan mengorbankan waktu pribadi demi kelancaran pelaksanaan ASAS. Mereka menegaskan bahwa tugas ini adalah bentuk tanggung jawab kepada siswa dan sekolah.
Keberhasilan pelaksanaan ASAS semester ganjil oleh guru rumpun IPS diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh guru di MAN 1 Bungo. Sistem rotasi kepanitiaan diharapkan terus berjalan dan semakin baik, mendukung pengembangan profesional guru serta kemajuan sekolah secara keseluruhan.
|
596x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...