
Bungo - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo di Kabupaten Bungo telah menerapkan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis Android sejak tahun 2018. Selama tujuh tahun terakhir, madrasah ini konsisten menggunakan ujian digital untuk menggantikan metode konvensional berbasis kertas. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian sekaligus mengurangi penggunaan kertas secara signifikan.
Sistem ujian digital yang digunakan di MAN 1 Bungo menawarkan sejumlah keunggulan. Salah satunya adalah efisiensi waktu, di mana distribusi soal, pelaksanaan ujian, hingga pengumpulan jawaban dapat dilakukan secara cepat dan praktis. Selain itu, penggunaan kertas yang biasanya sangat banyak pada ujian konvensional dapat ditekan, sehingga turut mendukung pelestarian lingkungan.
Salah satu panitia pelaksana ujian menyampaikan bahwa sistem ASAS berbasis Android ini sangat efektif dan efisien. "Kami tidak lagi membutuhkan ribuan lembar kertas untuk soal dan lembar jawaban. Ini juga mempercepat proses pelaksanaan ujian," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan manfaat nyata dari digitalisasi ujian yang dirasakan langsung oleh pihak MAN 1 Bugno
Dalam pelaksanaannya, sistem ujian digital di MAN 1 Bungo dirancang dengan mekanisme yang terstruktur dan mudah digunakan. Setiap guru memiliki akun masing-masing untuk membuat, mengedit, dan mengelola bank soal sesuai mata pelajaran yang diampu. Hal ini memberikan keleluasaan bagi guru dalam menyesuaikan soal dengan kebutuhan pembelajaran dan perkembangan siswa.
Operator memiliki peran penting dalam kelancaran pelaksanaan ujian digital. Mereka bertanggung jawab melakukan pengaturan dan konfigurasi sistem, memastikan kelancaran teknis selama ujian, serta menangani kendala yang mungkin muncul. Kolaborasi antara guru dan operator menjadi kunci sukses pelaksanaan sistem ini. "Dengan sistem ini, koordinasi antara guru dan operator menjadi lebih terstruktur. Guru fokus pada konten soal, sementara operator memastikan sistem teknisnya berjalan sempurna," jelas salah satu operator ujian Bapak Eko ADy Saputra.
Para siswa juga merasakan manfaat dari penggunaan sistem berbasis Android ini. Mereka dapat mengerjakan soal dengan lebih nyaman melalui perangkat masing-masing. Hasil ujian langsung terekam dalam sistem, sehingga proses koreksi dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya segera diketahui. Hal ini memberikan pengalaman ujian yang lebih modern, transparan, dan efisien bagi siswa.
Kepala MAN 1 Bungo menyampaikan apresiasi atas penerapan teknologi dalam evaluasi pembelajaran di madrasah. "Ini adalah langkah maju menuju transformasi digital di dunia pendidikan. MAN 1 Bungo berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan evaluasi," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan tekad madrasah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi kemajuan pendidikan.
Keberhasilan pelaksanaan sistem ASAS berbasis Android di MAN 1 Bungo juga didukung oleh kesiapan infrastruktur teknologi. Madrasah telah membangun jaringan internet yang memadai, menyediakan perangkat pendukung, serta menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi informasi. Semua faktor ini menjadi pendukung utama kelancaran pelaksanaan ujian digital.
Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, sistem ujian berbasis Android di MAN 1 Bungo diharapkan dapat menjadi contoh bagi madrasah lain dalam menyelenggarakan evaluasi pembelajaran yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Inovasi ini membuktikan bahwa digitalisasi pendidikan dapat diterapkan secara efektif di tingkat madrasah dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
SUmber: Panitaia ASAS
Penulis : SN
|
34x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...