
Bungo - Guru Pembimbing Lapangan (GPL) Praktik Kerja Lapangan MAN 1 Bungo mengadakan briefing khusus bagi siswa-siswi kelas XII jurusan Keterampilan Budi Daya Tanaman Hidroponik yang akan menjalani program magang di fasilitas Hidroponik MAN 1 Bungo. Kegiatan briefing ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan agar siswa memahami tugas, tanggung jawab, dan target pembelajaran selama masa PKL.

Briefing yang berlangsung di lingkungan MAN 1 Bungo ini dihadiri oleh seluruh siswa peserta PKL yang akan magang di unit hidroponik madrasah. Berbeda dengan siswa yang magang di tempat eksternal, siswa yang ditempatkan di hidroponik sekolah memiliki peran ganda sebagai praktikan sekaligus pengelola yang akan membantu operasional harian fasilitas hidroponik milik madrasah.
Dalam briefing tersebut, GPL menyampaikan berbagai hal penting terkait pelaksanaan PKL. Mulai dari jadwal kegiatan harian, pembagian tugas dan tanggung jawab, standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan hidroponik, hingga sistem penilaian yang akan diterapkan selama program PKL berlangsung.
"Kalian yang magang di sini memiliki tanggung jawab besar. Selain belajar, kalian juga akan mengelola langsung kebun hidroponik sekolah, mulai dari penanaman, perawatan, panen, hingga pemasaran hasil. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar secara mandiri dengan bimbingan guru," ujar GPL saat memberikan arahan.
Para siswa juga mendapat penjelasan detail tentang tugas-tugas yang akan mereka laksanakan, termasuk pengecekan pH dan EC larutan nutrisi, monitoring pertumbuhan tanaman, pencatatan data harian, pengendalian hama dan penyakit, serta pemeliharaan sistem irigasi hidroponik. Mereka juga akan dilibatkan dalam kegiatan panen dan distribusi hasil panen kepada konsumen atau pasar.
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam briefing adalah peran siswa sebagai instruktur junior. Mereka diharapkan dapat membimbing adik-adik kelas yang sedang melakukan praktikum hidroponik, sehingga terjadi transfer knowledge antar generasi siswa di MAN 1 Bungo.

GPL juga menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim dalam menjalankan PKL. "Bekerja di hidroponik sekolah bukan berarti lebih mudah. Justru kalian harus lebih mandiri dan bertanggung jawab karena hasil kerja kalian akan langsung berdampak pada keberlanjutan program hidroponik di sekolah kita," tambahnya.
Siswa-siswi yang mengikuti briefing terlihat antusias dan siap menjalani program PKL. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknis pelaksanaan dan target yang harus dicapai selama masa PKL. GPL dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan motivasi agar siswa dapat menjalankan tugas dengan baik.
Di akhir sesi briefing, GPL membagikan logbook PKL yang harus diisi setiap hari oleh siswa sebagai dokumentasi kegiatan dan pembelajaran selama magang. Logbook ini nantinya akan menjadi salah satu instrumen penilaian dan evaluasi program PKL. "Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pengalaman yang kalian dapatkan di sini akan sangat berguna, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun terjun langsung ke dunia usaha hidroponik," tutup GPL mengakhiri sesi briefing.
Program PKL di hidroponik MAN 1 Bungo ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, manajemen, dan kewirausahaan di bidang pertanian modern berbasis hidroponik.
Sumber : Guru Pembimbing Lapangan
Penulis : SN
|
175x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...