
Bungo- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bungo, H. Herman, S.Ag., M.A., melaksanakan pembinaan pegawai dilingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap maraknya kasus viral yang melibatkan guru di berbagai daerah, dengan tujuan memperkuat integritas dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.
Acara pembinaan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Bungo. H. Herman menghadiri secara langsung kegiatan tersebut, didampingi oleh Kepala MAN 1 Bungo, Dony Afrian, M.Pd.I. Dalam sambutannya, H. Herman menekankan pentingnya menjaga marwah dan kehormatan profesi guru, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang dapat memengaruhi perilaku dan citra pendidik. "Problem guru yang viral dan pesatnya pengaruh media dan pemberitaan negatif, maka penting bagi guru untuk menjaga kehormatan profesi ," ujar H. Herman.
Pembinaan ini secara khusus menyoroti beberapa aspek penting, seperti pemahaman kode etik guru, aturan disiplin aparatur sipil negara (ASN), serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. H. Herman mengingatkan para guru agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan berhati-hati dalam bermedia sosial. Ia menegaskan bahwa media sosial dapat menjadi sarana edukasi dan dakwah, namun juga berpotensi menjadi bumerang jika tidak digunakan dengan bijak.
Langkah pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran hukum atau norma sosial oleh guru yang dapat mencoreng nama baik profesi dan institusi. Edukasi mengenai penggunaan media sosial juga diberikan agar para guru lebih bijak dan menghindari konten yang berpotensi viral secara negatif.
Kepala MAN 1 Bungo, Dony Afrian, M.Pd.I., menyambut baik inisiatif dari Kakan Kemenag. Ia menilai pembinaan seperti ini sangat penting sebagai pengingat bagi seluruh pendidik untuk menjaga sikap dan perilaku. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidik di MAN 1 Bungo, tidak hanya dari sisi kompetensi akademik, tetapi juga integritas dan moralitas," ujar Dony Afrian.

Pada akhir sesi, para guru MAN 1 Bungo menyatakan komitmen bersama untuk menjaga marwah profesi pendidik. Mereka bertekad menerapkan kode etik secara konsisten, meningkatkan kompetensi profesional, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan pembinaan serupa juga direncanakan akan dilaksanakan secara berkala di madrasah-madrasah lain di bawah naungan Kemenag Kabupaten Bungo. Upaya ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun budaya integritas dan profesionalisme di lingkungan pendidikan.
Sumber : Humas MAN 1 Bungo
Penulis : SN
|
79x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...