
Setiap Kamis sore di MAN 1 Bungo, suasana sekolah tetap hidup meski kegiatan belajar mengajar telah usai. Saat sebagian besar siswa pulang, sekelompok siswa justru berkumpul di lapangan upacara. Mereka adalah anggota Pasukan Pengibar Bendera (Pasbin) MAN 1 Bungo yang rutin berlatih di bawah bimbingan Ibu Wari Astuti, S.Ag.
Ibu Wari Astuti, guru Pendidikan Agama Islam yang juga pembina Pasbin, dikenal sebagai sosok inspiratif di kalangan siswa. Ia membimbing latihan dengan tegas namun penuh kehangatan. Setiap Kamis sore, suara komandonya terdengar jelas, memotivasi puluhan siswa untuk melakukan gerakan baris-berbaris dengan rapi dan kompak. Para anggota Pasbin menjalankan tugas masing-masing, mulai dari pembawa bendera, pengawal, hingga komandan upacara, semuanya mengenakan seragam lengkap dan penuh semangat.
Latihan Pasbin tidak hanya berfokus pada teknik Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air. Ibu Wari menekankan bahwa menjadi anggota Pasbin bukan sekadar soal mengibarkan bendera, melainkan juga membentuk karakter. Ia selalu mengingatkan pentingnya disiplin waktu dan kerja sama dalam tim.
Muhammad Rizki, siswa kelas XI yang menjabat sebagai komandan upacara, mengaku mengalami perubahan positif sejak bergabung dengan Pasbin. Ia menjadi lebih disiplin dan menghargai waktu, sesuai pesan yang selalu disampaikan Ibu Wari.
Bagi para anggota Pasbin, latihan Kamis sore menjadi momen yang dinantikan. Setelah seharian belajar di kelas, mereka berkumpul di lapangan untuk latihan, mempersiapkan atribut, dan memperbaiki gerakan yang masih kurang sempurna. .
Latihan rutin Pasbin dimulai dengan pemanasan, dilanjutkan latihan formasi, teknik pengibaran bendera, hingga simulasi upacara lengkap. Ibu Wari selalu memberikan motivasi dan evaluasi agar latihan berjalan efektif tanpa membebani siswa. Ia menekankan pentingnya komitmen dan kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Pasbin.

Kepala MAN 1 Bungo memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Ibu Wari dan semangat para anggota Pasbin. Ia menilai Pasbin sebagai cerminan karakter siswa yang rela berkorban waktu dan tenaga demi kehormatan mengibarkan bendera merah putih.
Latihan rutin Pasbin memberikan banyak manfaat bagi siswa, antara lain membentuk karakter disiplin, meningkatkan rasa nasionalisme, melatih keterampilan kepemimpinan, menumbuhkan kerja sama tim, membangun kepercayaan diri, serta mengajarkan manajemen waktu. Selain itu, latihan PBB juga bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental siswa, menjadi sarana penyegaran setelah seharian belajar di kelas.
Setiap latihan diakhiri dengan doa bersama, di mana Ibu Wari selalu mengingatkan bahwa nilai-nilai yang dipelajari di Pasbin akan berguna dalam kehidupan siswa di masa depan. Para anggota Pasbin pulang dengan rasa bangga dan puas, menyadari bahwa setiap Kamis sore yang mereka jalani adalah investasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Peran Ibu Wari Astuti sebagai pembina sangat penting dalam membentuk karakter siswa melalui Pasbin. Dengan dedikasi dan kesabaran, ia terus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda, memastikan bahwa semangat kebangsaan tidak hanya berkibar di tiang bendera, tetapi juga di hati para siswa MAN 1 Bungo.
Sumber : Humas MAN 1 Bungo
Penulis : SN
|
142x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...