
Bungo, Februari 2026 - Guru pembimbing lapangan MAN 1 Bungo Plus Keterampilan melakukan kunjungan pemantauan terhadap siswi kelas XII jurusan Keterampilan Hidroponik yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dua lokasi, yaitu Hidroponik Lintas Asri dan Hidroponik Koramil. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses pembelajaran praktik berjalan optimal dan sesuai dengan kompetensi yang ditargetkan.
Dalam pelaksanaan PKL tahun ini, siswi jurusan Keterampilan Hidroponik dibagi ke beberapa lokasi strategis yang memiliki karakteristik pembelajaran berbeda. Guru pembimbing lapangan melakukan observasi langsung terhadap aktivitas siswi di kedua lokasi, mulai dari persiapan media tanam, pembuatan larutan nutrisi, penanaman bibit, perawatan tanaman, hingga proses panen dan pasca panen. Pemantauan menyeluruh ini menjadi bagian penting dari evaluasi pembelajaran praktik yang menjadi syarat kelulusan.

Dalam kunjungan monitoring, guru pembimbing lapangan melakukan koordinasi intensif dengan pembimbing di masing-masing lokasi PKL. Diskusi mendalam dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan keterampilan siswi, kendala yang dihadapi, dan solusi yang perlu ditempuh. "Kami sangat berterima kasih kepada Hidroponik Lintas Asri dan Koramil yang telah bersedia menjadi mitra PKL," ungkap guru pembimbing. "Kerja sama ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswi kami."
Dari hasil monitoring, terlihat bahwa siswi menunjukkan perkembangan signifikan dalam penguasaan keterampilan hidroponik. Mereka tidak hanya mahir dalam aspek teknis budidaya, tetapi juga memahami aspek manajemen, ekonomi, dan sosial dari pertanian hidroponik modern.
Program Keterampilan Hidroponik di MAN 1 Bungo Plus Keterampilan merupakan salah satu unggulan yang dikembangkan seiring dengan tren pertanian modern dan kebutuhan ketahanan pangan nasional. Melalui pembelajaran teori di kelas dan praktik langsung di industri, siswi dibekali kompetensi yang komprehensif.
PKL di dua lokasi dengan karakteristik berbeda memberikan perspektif yang lebih luas bagi siswi. Mereka belajar bahwa hidroponik bukan hanya tentang teknologi dan produksi, tetapi juga tentang keberlanjutan, pemberdayaan, dan kontribusi terhadap masyarakat.
"Setelah PKL ini, banyak siswi yang semakin yakin untuk melanjutkan di bidang pertanian, baik melanjutkan studi ke perguruan tinggi pertanian maupun langsung mengembangkan usaha hidroponik sendiri," tambah guru pembimbing.

MAN 1 Bungo Plus Keterampilan yang berlokasi di Jl. R. M. Thaher, Cadika, Kec. Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, terus berinovasi dalam mengembangkan program keterampilan vokasi. Program Hidroponik menjadi salah satu keunggulan yang menjawab tantangan pertanian modern dan ketahanan pangan.
Kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkala dan koordinasi yang baik dengan mitra industri menunjukkan keseriusan madrasah dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dan siap mandiri.
Dengan dua mitra PKL yang berkualitas, diharapkan siswa/i MAN 1 Bungo dapat memaksimalkan kesempatan belajar dan mengembangkan kompetensi hidroponik yang akan menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka, baik sebagai wirausahawan muda, praktisi pertanian modern, maupun agen perubahan di bidang ketahanan pangan.
Sumber : Guru Pembimbing lapangan
Penulis : SN
|
98x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...