
Bungo- Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIM MAN 1 Bungo Plus Keterampilan memasuki hari kedua pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para calon pengurus OSIM periode 2026/2027 dan mengusung konsep pembelajaran yang unik, yaitu memperoleh ilmu kepemimpinan sambil merasakan keseruan. Setelah pembukaan resmi pada hari sebelumnya, peserta kembali mengikuti rangkaian pelatihan yang memadukan materi kepemimpinan dengan metode penyampaian yang interaktif dan menghibur.
Sejak pagi, suasana Aula MAN 1 Bungo Plus Keterampilan tampak semarak. Para peserta hadir dengan antusias, siap mengikuti sesi pembelajaran yang dirancang agar tidak membosankan. Wajah-wajah ceria dan tawa peserta menciptakan atmosfer positif yang mendukung proses belajar. Salah satu peserta mengungkapkan, "Saya awalnya mengira LDK akan penuh dengan ceramah yang membosankan, ternyata kami bisa belajar banyak hal sambil bersenang-senang. Ilmunya masuk dengan lebih mudah karena suasananya santai tapi tetap serius."

Ketua Panitia Pemilihan OSIM, Aldi Amanada R.S., menyampaikan bahwa konsep "edutainment" sengaja dipilih agar peserta tetap bersemangat dan mudah menyerap materi. "Kami percaya bahwa belajar itu tidak harus kaku dan tegang. Justru dengan suasana yang fun, peserta lebih terbuka dan mudah menyerap materi," jelasnya.
Manajemen waktu menjadi materi berikutnya yang disampaikan melalui simulasi "Sehari dalam Kehidupan Pengurus OSIM". Peserta diberikan jadwal padat untuk diselesaikan dalam waktu terbatas, sehingga mereka belajar tentang prioritas, delegasi, dan pentingnya pengelolaan waktu dalam organisasi.
Diskusi kelompok mengenai visi dan misi OSIM 2026/2027 berlangsung produktif dan kreatif. Setiap kelompok menyajikan visi dan misi dengan cara yang berbeda, mulai dari rap hingga puisi, sehingga peserta memahami pentingnya visi dan misi yang benar-benar diinternalisasi oleh seluruh pengurus.

Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi. Peserta diminta membagikan tiga hal yang dipelajari dan bagaimana akan mengaplikasikannya dalam kepengurusan OSIM. Banyak peserta yang merasa mendapatkan pengalaman berharga, terutama dalam hal kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim.
Sekretaris Panitia, Nafisa Azzahra, menyatakan kepuasannya atas pelaksanaan LDK hari kedua. "Tujuan kami tercapai: peserta mendapat ilmu yang bermanfaat sambil merasakan keseruan dan membangun kedekatan. Ini yang akan membuat mereka solid nanti sebagai pengurus OSIM," ujarnya.

Pembina OSIM MAN 1 Bungo, Syamsul Bahri, S.Sos.Gr., juga memberikan apresiasi terhadap konsep pembelajaran yang diterapkan. Ia berharap ilmu yang didapat peserta dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dan saat menjalankan tugas sebagai pengurus OSIM.
MAN 1 Bungo Plus Keterampilan kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui program yang edukatif dan rekreatif. Dengan konsep pembelajaran yang inovatif, calon pengurus OSIM periode 2026/2027 diharapkan mampu menjadi pemimpin muda yang kompeten, kreatif, dan membawa perubahan positif bagi organisasi maupun madrasah.
Sumber : Panitia LDK
Penulis : SN
|
148x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...