
Bungo- Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa kelas XII pada Program Keterampilan Hidroponik di MAN 1 Bungo, Kabupaten Bungo, terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 20 Februari 2026, kegiatan ini mendapat perhatian khusus karena para siswa berhasil merawat dan mengembangkan tanaman hidroponik secara optimal di taman madrasah. taman tersebut memang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran berbasis produksi dan praktik langsung di bidang pertanian modern.
Tanaman yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik dengan instalasi pipa PVC bertingkat tampak tumbuh subur dan sehat. Jenis tanaman yang dikembangkan antara lain Pakcoy dan bayam merah. Hasil pemantauan menunjukkan daun tanaman terlihat rimbun dan berwarna cerah, menandakan pertumbuhan yang optimal. Selain itu, bibit-bibit baru yang baru dipindahkan dari tray pembibitan juga menunjukkan kesiapan memasuki fase pertumbuhan vegetatif. Sementara itu, tanaman yang lebih tua sudah mendekati masa panen, menandakan siklus budidaya berjalan baik.
Bapak Syamsyl Bahri, S.Sos, Gr, selaku guru pembimbing, berperan aktif dalam mendampingi siswa selama proses PKL. Ia tidak hanya memberikan teori di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan media tanam, pengaturan larutan nutrisi, pengecekan pH air, hingga penanganan hama dan penyakit tanaman. Pendampingan intensif ini bertujuan memastikan transfer ilmu berjalan efektif dan siswa benar-benar menguasai keterampilan yang dibutuhkan.
"Kegiatan PKL ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar terampil dan siap kerja maupun berwirausaha di bidang pertanian modern. Hidroponik adalah masa depan pertanian yang efisien dan produktif," ujar Bapak Syamsyl Bahri. Pernyataan ini menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis praktik untuk menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Selama menjalani PKL, siswa kelas XII MAN 1 Bungo telah menguasai berbagai kompetensi penting. Mereka mampu melakukan penyemaian benih, memindahkan bibit ke instalasi hidroponik, mengatur larutan nutrisi, serta memantau pertumbuhan tanaman secara mandiri. Selain aspek teknis, siswa juga mendapat pelatihan mengenai pemasaran hasil panen. Sebagian hasil panen telah dipasarkan kepada guru, karyawan, dan masyarakat sekitar madrasah, sehingga siswa memperoleh pengalaman nyata dalam berwirausaha.
Program Keterampilan Hidroponik di MAN 1 Bungo diharapkan terus berkembang menjadi program unggulan madrasah. Dengan dukungan fasilitas greenhouse yang memadai dan bimbingan tenaga pendidik yang berdedikasi, MAN 1 Bungo berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis keterampilan. Harapannya, lulusan MAN 1 Bungo dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, siap bersaing di bidang pertanian modern, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sumber : Guru Hidroponik
Penulis : SN
|
301x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...