
Bungo - MAN 1 Bungo di Kabupaten Bungo, Jambi, mengambil langkah cepat dalam menindaklanjuti aturan pembelajaran selama bulan Ramadhan 1447 H. Madrasah ini menerapkan program pembelajaran terstruktur yang dibagi dalam dua fase utama, masing-masing dengan pendekatan dan target capaian berbeda namun saling melengkapi.
Pada fase pertama, yang berlangsung dari 18 hingga 21 Februari 2026, madrasah mengusung konsep "Tarhib dan Bonding Keluarga". Dalam periode ini, siswa tidak mengikuti kegiatan formal di madrasah, melainkan diarahkan untuk memperkuat ikatan keluarga dan membangun semangat Ramadhan di lingkungan rumah. Siswa didorong untuk melakukan aktivitas seperti sahur bersama keluarga, berbuka puasa pertama di rumah, salat Tarawih di masjid atau rumah, membantu menyiapkan takjil untuk tetangga, serta mengaji bersama keluarga setelah Maghrib.
Selama fase ini, guru tetap berperan aktif melalui pendampingan jarak jauh menggunakan WhatsApp dan Zoom. Guru mengirimkan motivasi harian berupa ayat, hadits, dan kutipan inspiratif, serta merespons foto atau cerita yang dibagikan siswa di grup kelas. Beberapa guru juga melakukan video call singkat untuk memantau perkembangan siswa. Tugas yang diberikan pada fase ini sangat ringan, hanya berupa jurnal harian sederhana yang dapat ditulis di buku atau Google Form, serta dokumentasi foto atau video kegiatan keluarga yang dikirim ke grup WhatsApp kelas. Tidak ada tugas akademik atau hafalan, karena fokus utama adalah penguatan ikatan keluarga dan persiapan mental menyambut Ramadhan.
Fase kedua dimulai pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026, dengan pembelajaran tatap muka intensif di madrasah. Pada fase ini, program difokuskan pada penanaman karakter dan pembersihan hati (tazkiyatun nafs). Nilai-nilai agama diintegrasikan secara alami dalam setiap pembelajaran. Satu jam pertama setiap hari, dari pukul 07.30 hingga 08.30, dikhususkan untuk Tahsinul Qur'an. Metode pembelajaran yang digunakan bersifat aktif dan partisipatif, bukan sekadar ceramah. Selain itu, penekanan diberikan pada kualitas pembelajaran, bukan kuantitas materi.
Kepala MAN 1 Bungo menyambut baik program pembelajaran Ramadhan yang terstruktur ini. Ia mendorong seluruh guru untuk melaksanakan program dengan penuh tanggung jawab dan kreativitas. Program dua fase ini diharapkan dapat menjadikan Ramadhan bukan sekadar bulan libur atau pengurangan jam belajar, melainkan momentum pembentukan karakter mulia dan penguatan spiritualitas bagi seluruh warga madrasah.
Melalui program ini, MAN 1 Bungo berkomitmen memastikan setiap siswa dapat menjalani Ramadhan 1447 H dengan bermakna, menyeimbangkan antara ibadah, kebersamaan keluarga, dan pendidikan. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi madrasah yang berilmu, berakhlak, dan beriman.
Sumber : Humas MAN 1 Bungo
Penulis : SN
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...