
Bungo-Siswa kelas XI IPS 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo berhasil melakukan panen perdana kangkung hidroponik setelah libur semester 1 pada hari ini Selasa, 04/02/2026 . Kegiatan ini merupakan hasil dari pembelajaran keterampilan hidroponik yang telah mereka jalani selama beberapa minggu terakhir. Di bawah bimbingan Ibu Tati Nurhayati, S.P., para siswa merawat tanaman kangkung sejak tahap penyemaian hingga panen.
Pembelajaran hidroponik ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memberikan pengalaman praktik kepada siswa. Dengan metode hidroponik, para siswa belajar menanam tanpa menggunakan tanah, melainkan memanfaatkan air yang diperkaya nutrisi. Selama proses pembelajaran, siswa mempelajari berbagai tahapan mulai dari pengenalan sistem hidroponik, persiapan media tanam, penyemaian benih, perawatan harian, hingga panen. Mereka juga terlibat langsung dalam mengontrol pH air, pemberian nutrisi, pemantauan pertumbuhan tanaman, dan menjaga kebersihan sistem.
Kangkung dipilih sebagai tanaman pertama karena masa panennya yang relatif singkat, sekitar 25 hingga 30 hari. Selain mudah dibudidayakan dengan sistem hidroponik, kangkung juga memiliki nilai ekonomis dan cocok untuk pemula. Hasil panen kali ini akan dibagikan kepada para siswa untuk dibawa pulang, sebagian lagi akan digunakan untuk kegiatan pembelajaran berikutnya atau dijual sebagai bagian dari pelatihan kewirausahaan.
Ibu Tati Nurhayati menyampaikan bahwa pembelajaran hidroponik tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama di antara siswa. "Pembelajaran hidroponik ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada siswa, tetapi juga mengajarkan nilai kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama," ujarnya.

Para siswa tampak antusias dan bangga dengan hasil panen perdana mereka. Salah satu siswa mengungkapkan rasa senangnya, "Senang sekali bisa panen kangkung yang kami tanam sendiri. Awalnya kami pikir sulit, tapi ternyata dengan bimbingan Ibu Tati, kami bisa melakukannya."
Program hidroponik ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 1 Bungo. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada Madrasah untuk mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan keterampilan hidup. Kepala MAN 1 Bungo menyatakan bahwa tujuan dari program ini adalah membekali siswa dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan di masa depan. "Kami berharap siswa tidak hanya menguasai teori akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat. Hidroponik adalah salah satu keterampilan yang sangat relevan dengan perkembangan pertanian modern," jelasnya.
Melihat keberhasilan panen perdana dan antusiasme siswa, pihak madrasah berencana untuk mengembangkan program hidroponik ini lebih lanjut. Ke depan, siswa akan mencoba menanam berbagai jenis tanaman lain seperti selada, sawi, atau tomat cherry. Selain itu, hasil panen juga akan dipasarkan sebagai bagian dari pelatihan kewirausahaan siswa.
Ibu Tati Nurhayati berharap keterampilan hidroponik dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu program unggulan di MAN 1 Bungo. Ia juga berharap para siswa kelak dapat menjadi entrepreneur muda di bidang pertanian modern.
Sumber : Guru Mapel Hidroponik
Penulsi : SN
|
97x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...