
Bungo (MAN 1 Bungo), Siswa MAN 1 Bungo kembali menorehkan prestasi pada bidang riset. Dua (2) siswa tersebut ialah Maiza Wira Mukti dan M. Khairul As’ad yang meraih medali perunggu pada kompetisi riset tingkat internasional, International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC 2021) by Indonesia Science Society and Bandung Creative Society (BCS).
ISTEC 2021 merupakan ajang kompetisi penelitian dan inovasi di berbagai bidang yang bisa diikuti baik dari sekolah menengah pertama (junior school), sekolah menengah atas (high school) hingga perguruan tinggi (university). Acara yang diadakan secara daring dikarenakan masih dalam kondisi pandemi pada, Sabtu-Ahad, 3 dan 4 April 2021 ini diikuti oleh beberapa negara yaitu, Meksiko, Mesir, Turki, Brazil, Yaman, Iraq dan Indonesia.
MAN 1 Bungo menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Jambi terlebih mewakili madrasah yang ada di Jambi. Maiza dan As’ad (red) sendiri mempresentasikan hasil penelitian mereka mengenai media pembelajaran untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di Jambi yaitu Orang Rimba. Presentasi ini semuanya menggunakan Bahasa Inggris. Maiza dan As’ad mempresentasikan produk mereka mengenai buku 3 dimensi untuk media pembelajaran bagi Orang Rimba dan berhasil mendapat perhatian dari dewan juri karena konten kearifan lokal Jambi.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan 10 menit yang cukup menegangkan. Intinya, kami bisa menyampikan hasil penelitian kami dengan baik kepada masyarakat dan dewan juri. Alhamdulillah Medali Perungguâ€, ujar Maiza saat dikonfrimasi. Pembimbing kegiatan, Chairul Wahyudi, S. Pd juga menyampaikan bahwa dua siswa bimbingannya sudah mengoptimalkan persiapan dalam mengikuti ajang ini seperti persiapan abstrak, berkas dan presentasi menggunakan Bahasa Inggris. “Mereka sudah menampilkan versi terbaiknya dan alhamdulillah mereka mendapatkan medali perunggu kategori Science High Schoolâ€, ujar Chairul.
Kepala MAN 1 Bungo, Dony Afrian, M. Pd. I sangat mengapresiasi capaian ini karena merpakan muara dari pembimbingan yang fasilitasi oleh MAN 1 Bungo selama ini. Selain itu, ini juga sebagai bentuk eksistensi madrasah, khususnya MAN 1 Bungo yang telah ditetapkan sebagai madrasah riset oleh Dirjend Pendis Kemenag RI 2020 lalu. “Hal ini tentu menjadi capaian tertinggi MAN 1 Bungo dalam bidang riset selama ini dan semoga madrasah terus Istiqomah dalam pengembangan bidang penelitianâ€, ujarnya. Kepala MAN 1 Bungo sangat berterimakasih kepada Maiza dan As’ad serta pembimbing dan seluruh civitas akadamika MAN 1 Bungo atas usaha-usaha yang dilakukan untuk pemajuan madrasah dari berbagai bidang.(C/S/N)
|
1524x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...