
Bungo - Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Umah Hidroponik saat para guru pembimbing dari MAN 1 Bungo melakukan penjemputan siswa Kelas XII Keterampilan Hidroponik yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini dihadiri oleh tiga guru pembimbing, yaitu Neni Nofriani, Tati Nurjayati, dan Desi Parwati.
Kedatangan para guru disambut antusias oleh siswa dan pengelola Umah Hidroponik. Selain sebagai momen penjemputan, kesempatan ini juga digunakan para guru untuk meninjau perkembangan siswa selama PKL serta menyampaikan apresiasi kepada pihak Umah Hidroponik atas bimbingan dan pengalaman kerja yang telah diberikan kepada siswa MAN 1 Bungo. Pengalaman ini dianggap sangat penting dalam memperluas wawasan dan keterampilan siswa di bidang budidaya tanaman hidroponik.
Neni Nofriani, salah satu guru pembimbing, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan siswa menyelesaikan PKL dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Ia menekankan bahwa pengalaman langsung di Umah Hidroponik memberikan wawasan dan keterampilan yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran teori di kelas. Menurutnya, praktik di lapangan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Tati Nurjayati menambahkan bahwa selama PKL, siswa tidak hanya belajar teknik budidaya hidroponik, tetapi juga memahami pentingnya konsistensi dalam perawatan tanaman, manajemen nutrisi, serta pengelolaan usaha hidroponik secara efektif dan efisien. Ia menilai pengalaman ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia pertanian modern dan membuka peluang usaha bagi para siswa di masa depan.
Desi Parwati turut mengapresiasi ketekunan, kedisiplinan, kreativitas, dan semangat belajar siswa selama PKL. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan minat di bidang pertanian modern dan bahkan membuka usaha hidroponik sendiri di kemudian hari. Menurutnya, jiwa wirausaha dan kemandirian yang tumbuh selama PKL akan sangat bermanfaat bagi masa depan siswa.
Selama PKL di Umah Hidroponik, siswa Kelas XII Keterampilan Hidroponik MAN 1 Bungo mendapatkan pengalaman praktis yang komprehensif. Mereka mempelajari berbagai aspek budidaya tanaman hidroponik, mulai dari persiapan instalasi, penyemaian, pengelolaan nutrisi, pemantauan pertumbuhan, pengendalian hama secara organik, hingga teknik pemanenan dan penanganan pasca panen sesuai standar pertanian modern.
Selain keterampilan teknis, siswa juga memperoleh wawasan tentang potensi usaha hidroponik sebagai solusi pertanian urban yang semakin diminati. Mereka belajar strategi pemasaran produk, pengemasan yang menarik, serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk hidroponik. Nilai-nilai kewirausahaan dan kemandirian yang diperoleh diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja dan usaha.
Para siswa mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme atas pengalaman yang didapat selama PKL. Mereka merasakan peningkatan kemampuan teknis, wawasan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta kesiapan mental untuk terjun ke dunia kerja atau usaha setelah lulus dari MAN 1 Bungo. Suasana belajar yang kondusif dan bimbingan dari pengelola Umah Hidroponik turut mendukung keberhasilan mereka selama PKL.
Dengan berakhirnya PKL di Umah Hidroponik, siswa Kelas XII Keterampilan Hidroponik MAN 1 Bungo diharapkan semakin matang, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja maupun usaha, khususnya di sektor pertanian modern dan agribisnis. Pengalaman ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang terampil, inovatif, dan mandiri demi kemajuan pertanian Indonesia yang berkelanjutan.
|
72x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...