
Bungo-Program MANSTAP, singkatan dari MAN 1 Bungo Talks and Podcast, menjadi salah satu bukti nyata kreativitas digital siswa madrasah. Berlangsung di studio sederhana namun tertata rapi, MANSTAP menghadirkan suasana produksi yang tidak kalah dengan studio profesional. Dua siswi MAN 1 Bungo tampak duduk berhadapan di depan mikrofon kondenser, siap menjalani sesi rekaman podcast. Latar studio yang dihias biru dan pencahayaan yang baik menambah kesan profesional pada produksi ini.
Di balik layar, seorang operator bertugas mengelola jalannya siaran menggunakan OBS Studio, perangkat lunak open-source yang umum digunakan di industri penyiaran. Operator tersebut memantau setiap detail, mulai dari pengaturan scene, audio mixer digital untuk menyeimbangkan suara, hingga kontrol siaran langsung. Keyboard RGB dan perangkat video capture turut melengkapi ruang produksi, menciptakan nuansa modern yang mendukung proses belajar siswa.
Perangkat produksi yang digunakan dalam MANSTAP meliputi OBS Studio untuk perekaman dan siaran langsung, mikrofon kondenser untuk menangkap suara dengan jernih, audio mixer digital untuk memastikan kualitas suara, serta video capture device yang menghubungkan kamera eksternal ke komputer. Studio set yang tertata rapi dengan dekorasi dan pencahayaan khusus juga menjadi bagian penting agar hasil siaran menarik secara visual. Sesi rekaman dapat disimpan sebagai file video atau disiarkan langsung ke berbagai platform digital.
Proses produksi MANSTAP tidak hanya sekadar menekan tombol rekam. Setiap episode diawali dengan riset topik, penulisan skrip, dan penyusunan pertanyaan untuk narasumber. Siswa melakukan gladi bersih, mengatur posisi kamera dan mikrofon, serta menjalani proses pasca-produksi berupa penyuntingan audio dan video sebelum konten dipublikasikan. Seluruh tahapan ini dikerjakan langsung oleh siswa dengan bimbingan guru pendamping, memberikan pengalaman nyata dalam dunia jurnalistik dan penyiaran.
Menurut pembina program MANSTAP di MAN 1 Bungo, program ini tidak hanya melatih siswa berbicara di depan kamera, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, mengelola konten, dan memahami teknologi penyiaran. Para siswi yang menjadi host belajar menyampaikan gagasan secara terstruktur, merespons narasumber dengan cepat, dan menjaga alur percakapan agar tetap menarik bagi pendengar. Kemampuan komunikasi yang diperoleh menjadi modal penting yang bermanfaat di luar lingkungan sekolah.
OBS Studio, perangkat lunak yang digunakan dalam produksi MANSTAP, merupakan software gratis yang juga dipakai oleh streamer profesional dan lembaga penyiaran di seluruh dunia. Dengan mempelajari teknologi ini sejak dini, siswa MAN 1 Bungo memperoleh keunggulan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri media dan konten kreatif saat ini.
Ke depan, MAN 1 Bungo berencana mengembangkan program MANSTAP dengan menambah frekuensi episode dan memperluas topik pembahasan, seperti isu keislaman, pendidikan, hingga kewirausahaan remaja. Konten MANSTAP juga akan didistribusikan ke berbagai platform podcast dan media sosial agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas di luar lingkungan madrasah. Program ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya tempat belajar teori, tetapi juga ruang untuk berkarya dan mengembangkan diri di bidang digital.
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...