
Bungo - Para guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo menunjukkan komitmen tinggi dalam pengembangan profesionalisme dengan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi PINTAR, platform resmi milik Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Diklat ini merupakan bagian dari program pelatihan mandiri yang dapat diakses seluruh tenaga pendidik di bawah naungan Kemenag. Melalui aplikasi PINTAR, guru dapat mengikuti pelatihan secara fleksibel tanpa harus meninggalkan tugas mengajar di kelas. Mereka dapat mengatur waktu belajar sesuai dengan kesibukan masing-masing, sehingga pengembangan kompetensi dapat terus berjalan di tengah rutinitas sehari-hari.
Kurikulum Berbasis Cinta yang diusung dalam pelatihan ini menekankan pentingnya hubungan yang hangat, empatik, dan penuh kasih sayang antara guru dan murid. Pendekatan pedagogis ini diyakini mampu menciptakan suasana kelas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Dengan metode ini, guru diharapkan dapat membangun koneksi emosional yang kuat dengan siswa, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan bermakna.
Salah satu guru MAN 1 Bungo menyampaikan bahwa pelatihan daring melalui PINTAR Kemenag memberikan kesempatan untuk terus berkembang tanpa batas ruang dan waktu. Menurutnya, belajar tidak harus menunggu pelatihan tatap muka, dan platform digital seperti PINTAR sangat membantu dalam meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan.
Kepala MAN 1 Bungo juga memberikan apresiasi atas antusiasme para guru dalam mengikuti diklat ini. Ia menegaskan bahwa pengembangan diri merupakan tanggung jawab moral seorang pendidik, bukan sekadar kewajiban administratif. Program pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan madrasah saat ini yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih manusiawi dan berkarakter.
Aplikasi PINTAR Kemenag menyediakan berbagai modul pelatihan yang mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru yang berhasil menyelesaikan seluruh modul dan evaluasi akan memperoleh sertifikat resmi. Sertifikat ini dapat digunakan sebagai bukti pengembangan diri dalam rangka pemenuhan kewajiban Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Diklat Kurikulum Berbasis Cinta melalui PINTAR Kemenag bersifat daring dan dapat diikuti secara mandiri oleh seluruh guru madrasah di Indonesia. Pelatihan ini berfokus pada pembelajaran berbasis empati, kasih sayang, dan koneksi emosional. Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi yang diakui oleh Kemenag RI, sekaligus mendukung pemenuhan jam PKB.
Langkah para guru MAN 1 Bungo dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan diri menjadi contoh nyata semangat belajar yang tidak mengenal batas. Di era digital, platform seperti PINTAR Kemenag menjadi jembatan bagi para pendidik untuk terus memperbarui pengetahuan dan metode pembelajaran, demi terwujudnya madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Dengan mengikuti diklat ini, para guru MAN 1 Bungo tidak hanya meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga berkontribusi pada masa depan siswa yang mereka bimbing setiap hari. Semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi ciri khas guru madrasah yang berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
|
6x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...