
Bungo- Siswa kelas XI MAN 1 Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, berhasil membuat sketsa instalasi listrik secara digital menggunakan aplikasi ProfiCAD. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran teknik kelistrikan berbasis teknologi yang diterapkan di madrasah tersebut, menandai kemajuan metode belajar di bidang vokasi dan teknologi.
Di ruang kelas, para siswa tampak antusias menyusun diagram kelistrikan di layar komputer. Mereka memanfaatkan berbagai simbol teknik yang tersedia di ProfiCAD, sebuah perangkat lunak desain diagram listrik dan elektronika yang umum digunakan di industri. Dengan aplikasi ini, siswa dapat merancang instalasi listrik secara digital, mulai dari instalasi penerangan sederhana, single line diagram, hingga panel distribusi.
ProfiCAD menawarkan sejumlah keunggulan yang mendukung proses belajar, seperti ribuan simbol komponen listrik standar internasional, kemampuan ekspor hasil diagram ke format PDF dan gambar, antarmuka yang mudah digunakan, serta versi gratis yang memadai untuk kebutuhan pendidikan. Fitur-fitur tersebut memudahkan siswa, termasuk pemula, untuk memahami dan mengaplikasikan teori kelistrikan dalam bentuk visual yang profesional.
Selama beberapa pertemuan, guru pembimbing memperkenalkan antarmuka dan fungsi dasar ProfiCAD. Siswa kemudian dilatih mengenali simbol-simbol listrik sebelum mulai menggambar sketsa sederhana. Pada akhir program, setiap siswa diwajibkan menyerahkan satu sketsa instalasi listrik lengkap sebagai hasil karya mandiri.
"Dengan ProfiCAD, siswa tidak hanya belajar teori kelistrikan, tetapi langsung mempraktikkannya dalam bentuk diagram yang nyata. Kemampuan membaca dan menggambar sketsa instalasi listrik adalah bekal penting yang akan berguna, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun terjun ke dunia kerja," ujar guru pembimbing mata pelajaran di MAN 1 Bungo.
Kompetensi yang dikuasai siswa meliputi pengenalan dan penggunaan simbol komponen listrik standar internasional, menggambar instalasi penerangan dan daya untuk bangunan sederhana, menyusun single line diagram dan wiring diagram, membaca serta menginterpretasikan gambar teknik kelistrikan, hingga menyimpan dan mengekspor hasil karya dalam format digital siap cetak.
Salah satu siswa kelas XI mengungkapkan antusiasmenya saat menggunakan aplikasi ini. "Awalnya saya kira susah, ternyata ProfiCAD itu seru. Kita bisa drag and drop komponen, rapikan sendiri jalur kabelnya, dan hasilnya kelihatan profesional. Saya sampai lupa waktu waktu ngerjainnya," ujarnya.
Kepala MAN 1 Bungo menyambut baik program ini sebagai langkah nyata transformasi pembelajaran di madrasah. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital, termasuk di bidang teknik, merupakan bagian dari visi madrasah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga kompeten dan siap bersaing di era industri modern.
Selain meningkatkan keterampilan siswa, proyek ini juga membuka peluang kerja sama antara MAN 1 Bungo dengan dunia industri dan lembaga vokasi. Diharapkan, pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
Dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan dari para pendidik, siswa MAN 1 Bungo menunjukkan bahwa madrasah mampu menghasilkan generasi muda yang melek teknologi, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di bidang kelistrikan dan teknologi.
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...