
Bungo - Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo pada Sabtu, 30 Mei 2026, menjadi tempat berlangsungnya ujian praktik akhir mata pelajaran Seni Budaya bagi siswa kelas XI. Dalam kegiatan ini, para siswa menampilkan pertunjukan tari secara berkelompok di hadapan guru penilai, teman-teman, dan warga madrasah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penilaian akademik, tetapi juga wadah ekspresi seni dan kreativitas para pelajar.
Setiap kelompok siswa mempersiapkan penampilan mereka dengan matang. Persiapan tersebut meliputi pemilihan jenis tari, penyusunan koreografi, penyesuaian tata busana, serta pemilihan musik pengiring yang sesuai dengan karakter tarian. Aula madrasah pun berubah menjadi panggung seni yang meriah, penuh warna, dan semangat kebersamaan. Hal ini menunjukkan keseriusan siswa dalam memaknai proses pembelajaran seni di lingkungan madrasah.
Ujian praktik ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dengan format penampilan kelompok. Setiap kelompok mendapatkan giliran tampil sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia. Dalam waktu yang terbatas, para siswa dituntut menampilkan tarian secara kompak, ekspresif, dan sesuai dengan kaidah gerak yang telah dipelajari selama satu semester. Ragam tarian yang dibawakan pun beragam, mulai dari tari tradisional daerah Jambi, tari Nusantara, hingga tari kreasi hasil eksplorasi kreatif siswa sendiri.
Guru Seni Budaya MAN 1 Bungo menyampaikan rasa bangganya terhadap penampilan para siswa. "Melihat anak-anak tampil dengan penuh percaya diri dan kebersamaan, saya bangga. Ini bukan hanya ujian nilai, ini adalah ujian karakter tentang kerja keras, kekompakan, dan keberanian berekspresi," ujarnya. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek penting, seperti ketepatan gerak, ekspresi, kekompakan kelompok, kesesuaian busana, serta kepercayaan diri dan totalitas penampilan.

Sebelum tampil, para siswa tampak serius melakukan persiapan terakhir di luar aula. Mereka saling memberi semangat satu sama lain, membangun rasa percaya diri sebelum naik ke panggung. Suasana aula semakin semarak ketika kelompok demi kelompok tampil dengan busana tari yang berwarna-warni dan iringan musik yang menghidupkan suasana. Tepuk tangan dan sorak sorai dari penonton menambah semangat para penampil, membuat rasa gugup perlahan menghilang begitu musik dimulai.
Salah satu siswa kelas XI mengungkapkan perasaannya setelah tampil. "Kami berlatih hampir setiap hari sebelum ujian ini. Rasanya campur aduk — nervous tapi juga senang bisa tampil bareng teman-teman. Semoga nilainya bagus!" ujarnya. Pengalaman tampil di depan umum ini menjadi momen berharga yang memperkuat rasa percaya diri dan kebersamaan di antara para siswa.
Pihak madrasah berharap ujian praktik tari ini dapat terus menjadi tradisi yang menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni dan budaya, khususnya seni tari sebagai warisan leluhur bangsa. Selain sebagai bentuk penilaian akademik, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan, membangun karakter, serta menjadi kenangan indah yang akan selalu diingat oleh para siswa sepanjang masa.
|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...