
Bungo-Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo menjadi saksi semangat dan dedikasi para peserta lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Setiap hari, para siswa yang tergabung dalam tim Paskibra MAN 1 Bungo rutin menjalani latihan intensif, baik di bawah terik matahari siang maupun di tengah dinginnya malam. Mereka mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba Paskibra dengan tekad mengharumkan nama madrasah.
Latihan dimulai sejak siang hari. Di bawah panas matahari, para peserta berbaris rapi di lapangan, mengikuti aba-aba dengan disiplin tinggi. Latihan siang difokuskan pada pembentukan formasi, kerapian barisan, serta ketepatan gerakan baris-berbaris. Selain itu, variasi gerakan dan latihan ketangkasan fisik juga menjadi bagian penting dari sesi ini. Meski keringat bercucuran, para siswa tetap berlatih dengan penuh semangat. Salah satu peserta mengatakan, "Panas bukan alasan untuk berhenti. Justru di sinilah mental kami ditempa. Setiap tetes keringat ini adalah investasi untuk penampilan terbaik kami nanti."
Setelah sesi siang, peserta diberikan waktu istirahat singkat untuk pemulihan tenaga. Pada sore hari, pembina bersama peserta melakukan evaluasi gerakan, memperbaiki kekurangan, dan memastikan setiap anggota memahami tugasnya. Istirahat ini juga menjadi momen untuk mengisi energi sebelum melanjutkan latihan berikutnya.
Menjelang malam, latihan kembali dilanjutkan. Kali ini, fokus latihan adalah penyempurnaan detail gerakan, penguatan sinkronisasi, serta kekompakan tim. Simulasi penampilan penuh dilakukan agar para peserta terbiasa dengan suasana lomba yang sesungguhnya. Lampu lapangan menerangi aktivitas mereka, sementara suasana malam memberikan tantangan tersendiri dalam menjaga konsentrasi dan semangat.
Pembina Paskibra MAN 1 Bungo, Kak Wari Astuti, selalu hadir mendampingi para peserta di setiap sesi latihan. Ia tidak hanya memberikan bimbingan teknis, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan dukungan moral. "Mereka berlatih siang dan malam tanpa mengeluh. Ini bukan sekadar lomba — ini adalah sekolah kehidupan. Saya yakin, dengan semangat sebesar ini, mereka akan tampil luar biasa," ujar Kak Wari Astuti.
Selain pembina, para alumni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga turut hadir memberikan bimbingan. Pengalaman mereka di dunia Paskibra menjadi bekal berharga yang dibagikan kepada para peserta. Alumni PPI berbagi teknik, pengalaman lomba, dan motivasi secara langsung, baik saat latihan siang maupun malam. Kehadiran mereka menambah semangat dan kepercayaan diri para siswa.
Latihan dua sesi setiap hari ini menunjukkan dedikasi penuh dari seluruh tim Paskibra MAN 1 Bungo. Mereka berlatih tanpa mengenal lelah, dengan satu tujuan utama: meraih juara dan membawa kebanggaan bagi madrasah. Seluruh keluarga besar MAN 1 Bungo memberikan dukungan dan doa terbaik, berharap kerja keras para peserta akan membuahkan hasil yang membanggakan.
Perjuangan para peserta lomba Paskibra MAN 1 Bungo menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah. Dengan latihan yang disiplin dan dukungan dari pembina serta alumni, mereka siap tampil maksimal di ajang lomba Paskibra mendatang.
|
24x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...