
Bungo - Green House MAN 1 Bungo kembali menggelar panen sayuran hidroponik yang dihasilkan dari program keterampilan siswa. Kegiatan panen ini dipimpin oleh Syamsul Bahri, S.Sos, selaku Pembina OSIM sekaligus Guru Keterampilan Hidroponik. Ia bersama para siswa yang tergabung dalam program hidroponik madrasah terlibat langsung dalam seluruh proses budidaya hingga panen.
Sayuran yang dipanen merupakan hasil dari sistem hidroponik, yaitu metode menanam tanpa tanah yang memungkinkan berbagai jenis sayuran tumbuh dengan baik dan terkontrol kualitasnya. Program hidroponik ini telah menjadi salah satu sarana pembelajaran praktik di MAN 1 Bungo, memperkenalkan siswa pada teknologi pertanian modern yang semakin relevan di era saat ini.
Syamsul Bahri menjelaskan bahwa panen kali ini merupakan hasil dari proses belajar berkelanjutan. Siswa terlibat mulai dari tahap penyemaian bibit, perawatan tanaman, pengaturan nutrisi, hingga proses panen. "Melalui kegiatan hidroponik, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam bercocok tanam dengan teknologi modern. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan," ujarnya.
Suasana panen berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para siswa tampak gembira saat memanen sayuran yang telah mereka rawat selama beberapa minggu. Selain menambah keterampilan di bidang pertanian, kegiatan ini juga melatih siswa untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Program hidroponik di Green House MAN 1 Bungo merupakan bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan pendidikan berbasis keterampilan dan kewirausahaan. Green House difungsikan sebagai laboratorium pembelajaran, sehingga siswa dapat mempraktikkan berbagai teknik budidaya tanaman secara langsung. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman berwirausaha yang dapat menjadi bekal di masa depan.
Dengan adanya panen sayuran hidroponik secara rutin, MAN 1 Bungo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan produktif. Hasil panen menjadi bukti nyata bahwa perpaduan antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan ketekunan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga madrasah. Program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan inspirasi bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan keterampilan dan kewirausahaan ke dalam kurikulum.
|
50x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...