
Bungo - Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Akademik dan operator dari MAN 1 Bungo mengikuti sosialisasi Aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kemenag Bungo pada Rabu, 15 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag, para kepala seksi, pengawas, kepala madrasah, serta operator dari seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Bungo.
Sosialisasi ini mengundang seluruh Kepala Madrasah serta operator madrasah dari madrasah negeri maupun swasta se-Kabupaten Bungo. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bungo, H. Herman, S.Ag., M.Pd., secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, H. Herman menekankan pentingnya digitalisasi sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Aplikasi MAGIS diperkenalkan sebagai sistem supervisi digital yang dikembangkan untuk mendukung pengawasan dan pembinaan pendidikan madrasah. Dengan adanya aplikasi ini, proses supervisi dan monitoring diharapkan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Kepala Kankemenag Bungo berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan aplikasi ini secara optimal guna mendukung transformasi digital di madrasah masing-masing.
Kepala MAN 1 Bungo yang diwakili oleh Wakamad Bidang Akademik MAN 1 Bungo menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini. Ia menilai aplikasi MAGIS dapat menjadi instrumen penting dalam pengelolaan program akademik dan dokumentasi kegiatan supervisi secara sistematis. Menurutnya, penggunaan aplikasi digital seperti MAGIS akan membantu madrasah dalam meningkatkan tata kelola pendidikan berbasis teknologi informasi.
Operator MAN 1 Bungo juga aktif mengikuti setiap sesi sosialisasi. Ia berupaya memahami teknis penggunaan aplikasi, mulai dari pengelolaan data, penginputan dokumen, hingga mekanisme pelaporan yang akan diterapkan di madrasah. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai fitur-fitur utama MAGIS serta praktik penggunaan aplikasi secara langsung.
Selain pemaparan materi, panitia juga mengadakan sesi diskusi interaktif untuk menjawab berbagai pertanyaan dan kendala yang mungkin dihadapi peserta saat implementasi aplikasi di madrasah masing-masing. Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta solusi terkait penggunaan aplikasi MAGIS di lingkungan kerja mereka.
Keikutsertaan Wakamad Akademik dan Operator MAN 1 Bungo dalam sosialisasi ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung program transformasi digital yang diinisiasi Kementerian Agama. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan di lingkungan madrasah, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang.
Sumber: Operator MAN 1 Bungo
Penulis: SN
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...