
Bungo - Kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Bungo tidak menyurutkan semangat para siswi MAN 1 Bungo Plus Keterampilan untuk mengikuti seleksi atlet catur putri. Seleksi ini digelar sebagai persiapan menghadapi Kompetisi Madrasah Berprestasi (KOMPAS) 2026.
Kegiatan seleksi berlangsung di lingkungan madrasah dan diikuti oleh sejumlah siswi yang memiliki minat serta kemampuan di bidang catur. Meskipun sebagian aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring akibat dampak kabut asap, para peserta tetap hadir secara langsung dengan antusias untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas papan catur.
Seleksi ini bertujuan menjaring atlet terbaik yang akan mewakili MAN 1 Bungo pada ajang KOMPAS 2026. Para peserta diuji melalui beberapa babak pertandingan yang menekankan strategi, konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Proses seleksi ini menjadi ajang penting untuk menilai kesiapan dan potensi para siswi dalam menghadapi kompetisi tingkat madrasah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ibu Pemi Maizita, menyampaikan apresiasinya atas semangat para siswi yang tetap berkomitmen mengikuti seleksi meski di tengah kondisi kabut asap. "Kondisi kabut asap tidak menjadi penghalang bagi siswi-siswi kita untuk terus berprestasi. Semangat mereka menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki tekad kuat untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang," ujar Ibu Pemi Maizita.
Selama proses seleksi, panitia tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta. Protokol kesehatan diterapkan, dan peserta diimbau menggunakan masker saat berada di luar ruangan untuk meminimalisasi dampak kabut asap. Langkah ini diambil untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengabaikan kesehatan para siswi.
Salah seorang peserta seleksi mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti kegiatan ini. Ia menilai catur bukan hanya sekadar permainan, melainkan juga sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kesabaran, dan sportivitas. Pengalaman mengikuti seleksi ini dianggapnya sangat berharga untuk pengembangan diri.
Dengan adanya seleksi ini, MAN 1 Bungo berharap dapat melahirkan atlet catur putri yang mampu bersaing dan mengharumkan nama madrasah pada ajang KOMPAS 2026. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa tantangan lingkungan tidak menghalangi tekad mereka untuk berprestasi dan membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun non akademik, meski menghadapi berbagai tantangan. (S/N)
Sumber : Pembina OSIM
DOkumentasi : YSD
|
13x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...