
BUNGO - Kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa MAN 1 Bungo kembali terbukti melalui praktik pembelajaran yang inovatif. Siswa kelas XII IPS 3 berhasil melaksanakan praktik pembuatan lilin aroma terapi dengan memanfaatkan minyak jelantah pada mata pelajaran Prakarya dan kewirausahaan, Jumat (22/8/2025).
Kegiatan praktik ini dipandu langsung oleh Ibu Andrea Dewani selaku guru mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Para siswa antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan lilin aroma terapi yang ramah lingkungan ini.
Dalam praktik kali ini, siswa menggunakan berbagai bahan berkualitas untuk menghasilkan lilin aroma terapi yang menarik dan wangi. Bahan-bahan yang digunakan meliputi palm wax sebagai bahan dasar, essential oil untuk memberikan aroma yang menenangkan, pewarna khusus lilin untuk memberikan warna yang menarik, serta sumbu lilin sebagai komponen penting dalam pembakaran.

"Penggunaan minyak jelantah dalam pembuatan lilin ini merupakan salah satu bentuk upaya daur ulang limbah rumah tangga yang kreatif dan bermanfaat," jelas Ibu Andrea Dewani saat membimbing para siswa.
Melalui praktik ini, siswa tidak hanya belajar tentang teknik pembuatan kerajinan, tetapi juga memahami pentingnya pemanfaatan limbah untuk menciptakan produk yang bernilai ekonomis. Para siswa tampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti setiap instruksi yang diberikan. "Kami sangat senang bisa belajar membuat sesuatu yang bermanfaat dari bahan-bahan yang biasanya terbuang sia-sia. Selain itu, lilin yang kami buat juga memiliki aroma yang menenangkan," ungkap salah satu siswa kelas XII IPS 3.

Praktik yang berlangsung selama beberapa jam ini berhasil menghasilkan lilin-lilin aroma terapi yang cantik dan wangi. Para siswa berhasil menerapkan teknik-teknik dasar pembuatan lilin dengan baik, mulai dari pencampuran bahan, pewarnaan, hingga pemasangan sumbu.
Kepala MAN 1 Bungo Bapak Dony Afrian, M.Pd.I. mengapresiasi kegiatan praktik ini sebagai salah satu bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan kreativitas, keterampilan, dan kepedulian lingkungan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan untuk mendorong siswa menjadi generasi yang kreatif dan peduli lingkungan.
Hasil karya siswa ini selanjutnya dipresentasikan di ruangan majelis Guru pada setiap kelompok sebagai hasil akhir dari penilaian dari karya- karya mereka.(S/N)
|
299x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...