
Siswa kelas XII Bahasa di MAN 1 Bungo melaksanakan ulangan harian mata pelajaran Multimedia dengan metode inovatif pada Kamis, 9 Oktober 2025. Dalam pelaksanaan ulangan ini, mereka memanfaatkan platform digital Kahoot yang dikenal interaktif, sehingga memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari metode konvensional yang biasanya digunakan di kelas.
Kegiatan evaluasi ini dipandu oleh guru pengampu, S.S. Ningsih, dengan materi Latihan Desain yang berfokus pada pembuatan desain menggunakan aplikasi Corel Draw. Materi tersebut merupakan bagian dari kurikulum Informatika yang menggabungkan pengetahuan teknologi dengan unsur desain dan kreativitas. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengasah kemampuan praktis yang relevan untuk kehidupan sehari-hari, seperti keterampilan mendesain kemasan produk.

Penggunaan Kahoot dalam ulangan harian ini menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan dan kompetitif. Soal-soal ditampilkan melalui layar proyektor, sementara siswa menjawab menggunakan perangkat digital masing-masing dalam batas waktu tertentu. Cara ini membuat proses evaluasi menjadi lebih dinamis dan menantang, serta mendorong siswa untuk berpikir cepat dan tepat dalam menjawab pertanyaan.
Salah satu siswa kelas XII Bahasa menyampaikan kesan positif terhadap metode ini. Ia mengatakan bahwa ulangan dengan Kahoot sangat menarik dan tidak membosankan. Siswa dapat melihat langsung peringkat mereka, sehingga suasana kelas menjadi lebih santai namun tetap serius. Materi tentang desain kemasan juga dinilai sangat aplikatif dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
S.S. Ningsih menjelaskan bahwa penggunaan platform digital seperti Kahoot bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan antusiasme siswa dalam belajar. "Kahoot memungkinkan siswa belajar sambil bermain. Mereka lebih termotivasi dan fokus ketika mengerjakan soal. Selain itu, saya juga bisa langsung melihat pemahaman mereka terhadap materi yang telah diajarkan," ujarnya. Dengan demikian, guru dapat melakukan evaluasi secara real-time dan menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
Materi yang diujikan dalam ulangan ini meliputi konsep desain, penggunaan perangkat lunak desain, pemilihan warna dan tipografi, hingga aspek fungsionalitas kemasan. Materi tersebut mendorong siswa untuk berpikir kreatif sekaligus mempertimbangkan aspek praktis dalam pembuatan produk, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan yang berguna di dunia kerja.
Selama ulangan berlangsung, siswa tampak antusias menjawab setiap pertanyaan. Suara tanda waktu habis dan notifikasi peringkat yang muncul di layar menambah semangat kompetisi yang sehat di antara mereka. Sistem penilaian Kahoot yang menggabungkan kecepatan dan ketepatan menjawab menuntut siswa memahami materi dengan baik serta mengambil keputusan secara cepat.
Setelah ulangan selesai, S.S. Ningsih melakukan review bersama siswa terhadap soal-soal yang dianggap sulit. Diskusi interaktif ini membantu siswa memahami materi lebih mendalam dan mengklarifikasi kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama ulangan berlangsung. Guru dan siswa bersama-sama membahas jawaban yang benar dan strategi dalam menjawab soal secara efektif.
Para siswa mengapresiasi metode evaluasi yang diterapkan oleh guru mereka. Mereka berharap metode pembelajaran inovatif seperti ini dapat diterapkan pada mata pelajaran lain agar proses belajar mengajar semakin menarik dan efektif. Dukungan siswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran menunjukkan adanya perubahan positif dalam budaya belajar di sekolah.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen MAN 1 Bungo dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran. Hal tersebut sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menekankan pentingnya literasi teknologi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan adanya inovasi seperti ini, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
|
61x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...