
TANGERANG – Sebuah momen bersejarah terjadi dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan Tahun 2025 yang berlangsung di Grand Hotel Serpong, Tangerang, pada 11–13 November 2025. Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 1 Bungo, Mem Karmi, M.Pd., berkesempatan berfoto bersama dua pejabat tinggi Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK) serta Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Momen foto bersama ini terjadi di tengah rangkaian agenda Rakernas yang membahas isu-isu strategis terkait pengembangan madrasah aliyah plus keterampilan. Foto tersebut menjadi simbol kedekatan antara pelaksana pendidikan di tingkat madrasah dengan para pembuat kebijakan di tingkat nasional. Selain sebagai dokumentasi, momen ini juga memperlihatkan apresiasi dari pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam kepada para peserta Rakernas yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Mem Karmi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kesempatan tersebut. Ia menilai momen ini sebagai pengalaman berharga yang memberikan semangat baru untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di MAN 1 Bungo, khususnya dalam bidang kurikulum dan peningkatan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.
Kehadiran Direktur KSKK, Nyayu Khodijah, yang dikenal aktif dalam pengembangan kurikulum madrasah, serta Direktur GTK yang berperan penting dalam peningkatan profesionalisme guru, memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam membangun komunikasi yang erat antara pusat dan daerah. Hal ini sejalan dengan semangat desentralisasi pendidikan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Foto bersama ini juga memiliki makna simbolis, menandakan bahwa aspirasi madrasah dari daerah didengar dan dihargai oleh pimpinan nasional. Selain itu, momen tersebut menjadi motivasi bagi para pengelola madrasah untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
Dalam kesempatan bertemu langsung, Mem Karmi, M.Pd., memaparkan kondisi dan perkembangan MAN 1 Bungo kepada para direktur. Ia menyampaikan berbagai program unggulan yang telah dijalankan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Para direktur memberikan apresiasi dan masukan untuk perbaikan ke depan, khususnya terkait pengembangan kurikulum keterampilan berbasis potensi lokal, pelatihan guru, dan pengembangan sarana pembelajaran.
Respons positif datang dari civitas akademika MAN 1 Bungo atas momen ini. Kepala MAN 1 Bungo menyatakan kebanggaannya karena wakilnya dapat berinteraksi langsung dengan pejabat tinggi Kementerian Agama, menandakan pengakuan eksistensi MAN 1 Bungo di tingkat nasional. Guru dan tenaga kependidikan berharap hasil Rakernas dan interaksi dengan para direktur dapat membawa manfaat nyata bagi pengembangan madrasah, terutama dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru.
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terus berupaya meningkatkan kualitas madrasah lewat berbagai program strategis, seperti perbaikan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pengembangan sarana prasarana, dan pemberian beasiswa. Program MA Plus Keterampilan menjadi salah satu inovasi untuk membekali lulusan madrasah dengan pengetahuan agama, umum, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Partisipasi aktif Mem Karmi, M.Pd., dalam Rakernas dan kesempatan berfoto bersama para direktur diharapkan membawa dampak positif bagi MAN 1 Bungo. Jaringan yang terbangun dapat menjadi jembatan untuk program kerja sama dan bantuan dari pusat. MAN 1 Bungo berencana menindaklanjuti hasil Rakernas dengan menyusun program strategis, seperti pengembangan kurikulum keterampilan berbasis potensi lokal, pelatihan guru berjenjang, pengembangan laboratorium keterampilan, serta kerja sama dengan dunia usaha dan industri untuk program magang siswa.
Berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo, komite madrasah, dan orang tua siswa, memberikan apresiasi atas pencapaian ini. Mereka menilai prestasi ini dapat meningkatkan citra MAN 1 Bungo dan menarik lebih banyak siswa berprestasi.
Mem Karmi, M.Pd., juga berpesan kepada siswa agar terus semangat menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri. Ia mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan profesionalisme demi menghasilkan siswa berkualitas.
Momen foto bersama di Rakernas MA Plus Keterampilan 2025 diharapkan menjadi awal hubungan kolaboratif yang lebih erat antara MAN 1 Bungo dan Kementerian Agama. Dengan dukungan berbagai pihak, MAN 1 Bungo optimistis dapat menjadi madrasah unggulan dan terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan madrasah di Indonesia.
Sumber : Waka Kurikulum
Penulis : Tim Humas MAN 1 Bungo
|
149x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...