
Bungo (MAN 1 Bungo)- Wali kelas XII IPA 2 MAN 1 Bungo melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh siswa di kelasnya untuk memastikan penyelesaian Buku Merah Ibadah Amaliah sebelum pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter religius di lingkungan sekolah.
Buku Merah Ibadah Amaliah adalah instrumen penting yang digunakan di MAN 1 Bungo untuk memantau aktivitas keagamaan siswa. Buku ini wajib diisi oleh setiap siswa dan berisi catatan harian amalan ibadah, seperti pelaksanaan shalat wajib, shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, serta kegiatan keagamaan lainnya. Melalui buku ini, sekolah ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual yang baik.
"Buku Merah ini sangat penting sebagai kontrol amalan ibadah siswa. Kami ingin memastikan siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual," ujar wali kelas XII IPA 2. Pernyataan ini menegaskan komitmen sekolah dalam membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter religius.
Penyelesaian Buku Merah Ibadah Amaliah menjadi salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi siswa sebelum mengikuti ASAS Ganjil. Kebijakan ini bertujuan agar siswa tetap konsisten menjalankan ibadah meski di tengah kesibukan belajar menghadapi ujian. "Kami tidak ingin siswa hanya fokus pada nilai akademik tetapi melupakan kewajiban beribadah. Keduanya harus berjalan seimbang," tegas wali kelas.
Para siswa XII IPA 2 menyambut baik kebijakan ini. Mereka mengakui bahwa pengisian Buku Merah Ibadah Amaliah membantu mereka lebih disiplin dalam menjalankan kewajiban beragama. Salah satu siswa menyampaikan, "Awalnya terasa berat, tapi lama-lama menjadi kebiasaan baik. Buku Merah ini mengingatkan kami untuk tidak meninggalkan ibadah meski sedang sibuk belajar."
Kebijakan penyelesaian Buku Merah Ibadah Amaliah merupakan bagian dari program pembinaan holistik di MAN 1 Bungo. Sekolah tidak hanya menekankan pengembangan aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan karakter siswa. Wali kelas berharap, pembiasaan mengisi Buku Merah akan membentuk karakter religius yang kuat dan menjadi bekal bagi siswa ketika lulus dan terjun ke masyarakat.
Selain memastikan kelengkapan Buku Merah, wali kelas XII IPA 2 juga terus memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa dalam menghadapi ASAS Ganjil. Persiapan akademik dan spiritual diharapkan berjalan beriringan, sehingga siswa dapat menghadapi ujian dengan tenang dan optimal. ASAS Ganjil akan segera dilaksanakan, dan seluruh siswa XII IPA 2 ditargetkan telah menyelesaikan Buku Merah Ibadah Amaliah sebelum waktu pelaksanaan.
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...