
M. Ezra Arasya dan Davva Okta Dwi Rama, Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Bungo periode ini, menunjukkan kepemimpinan yang solid dan sinergis. Kolaborasi keduanya menjadi kunci keberhasilan berbagai program OSIM, termasuk persiapan kegiatan Class Meeting bertajuk "OSIM On Fire" yang akan segera dilaksanakan di madrasah tersebut.
Ezra dikenal memiliki visi yang jelas dan kemampuan manajerial yang baik sebagai Ketua OSIM. Sementara itu, Davva sebagai Wakil Ketua dikenal teliti dan mampu mengeksekusi program dengan efektif. Keduanya saling melengkapi dalam menjalankan tugas organisasi. Pembina OSIM, Syamsul Bahri, menyatakan bahwa Ezra dan Davva adalah pasangan pemimpin yang sangat kompak. "Mereka saling melengkapi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Ketika Ezra fokus pada konsep besar, Davva memastikan detail teknisnya berjalan dengan baik," ujarnya.
Ezra mengakui bahwa kerja sama dengan Davva sangat penting dalam menjalankan roda organisasi. Ia menyebut Davva sebagai sosok yang dapat diandalkan, terutama ketika dirinya harus menangani urusan eksternal. Davva pun menilai kepemimpinan Ezra yang visioner memudahkannya dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa mereka saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain.
Dalam struktur kepemimpinan OSIM, pembagian tugas antara Ezra dan Davva berjalan efektif. Ezra lebih banyak menangani perencanaan strategis dan koordinasi dengan pihak madrasah, sementara Davva fokus pada koordinasi internal serta monitoring pelaksanaan program. Mereka menekankan pentingnya komunikasi intensif, baik secara langsung maupun melalui grup, dalam setiap pengambilan keputusan penting.
Program "OSIM On Fire" menjadi bukti nyata kerja sama solid antara Ezra dan Davva. Mulai dari perencanaan hingga persiapan teknis, keduanya bekerja sama dengan seluruh pengurus OSIM. Ezra menegaskan bahwa "OSIM On Fire" bukan sekadar slogan, melainkan representasi semangat baru OSIM periode ini yang lebih inovatif dan bersemangat dalam berkarya. Davva menambahkan bahwa technical meeting yang telah dilaksanakan berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak, meskipun masih banyak persiapan yang harus dilakukan.
Kepemimpinan Ezra dan Davva mendapat apresiasi dari para pengurus OSIM. Mereka dinilai sebagai pemimpin yang rendah hati, mudah didekati, dan selalu mendengarkan aspirasi anggota. Selain itu, keduanya juga terlibat langsung dalam persiapan kegiatan, sehingga memotivasi pengurus lain untuk bekerja maksimal.
Meski demikian, Ezra mengakui bahwa ada tantangan dalam memimpin organisasi, seperti koordinasi antar bidang, mengatur waktu antara akademik dan organisasi, serta mengelola ekspektasi anggota. Namun, dengan komunikasi yang baik dan saling pengertian, tantangan tersebut dapat diatasi. Davva menambahkan bahwa mereka berusaha untuk tidak mengambil keputusan secara emosional dan selalu berdiskusi sebelum mengambil langkah penting. Pembina OSIM juga selalu siap membimbing mereka.
Ezra dan Davva memiliki visi untuk menjadikan OSIM MAN 1 Bungo sebagai organisasi siswa yang solid, produktif, dan berdampak positif bagi seluruh warga madrasah. Mereka ingin meninggalkan warisan yang baik untuk periode OSIM berikutnya, serta membangun kultur organisasi yang sehat dan berkelanjutan. Ezra berharap OSIM tidak hanya aktif saat ada acara besar, tetapi juga dalam kegiatan kecil yang bermanfaat bagi siswa.
Kepala MAN 1 Bungo memberikan apresiasi atas kepemimpinan Ezra dan Davva. Ia menyebut keduanya sebagai teladan dalam berorganisasi tanpa mengabaikan prestasi akademik, serta berharap mereka dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain. Kepemimpinan yang solid dan visi yang jelas dari Ezra dan Davva membuktikan bahwa kerja sama tim adalah kunci sukses organisasi. OSIM MAN 1 Bungo di bawah kepemimpinan mereka semakin aktif dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan madrasah.
|
55x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...