
Bungo - Setelah acara pelepasan resmi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa kelas XII angkatan ke-4 MAN 1 Bungo, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengarahan teknis di Laboratorium TIK. Sesi ini dipimpin oleh Bapak Eko Ady Saputra, M.Pd.T, yang bertindak sebagai guru pembimbing magang dan akan mendampingi para siswa selama masa PKL berlangsung.
Dalam pengarahan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut, Pak Eko memberikan penjelasan menyeluruh mengenai berbagai aspek penting yang harus dipahami dan dijalankan oleh peserta magang. Ia menekankan bahwa PKL merupakan momen penting dalam perjalanan pendidikan siswa, sehingga pemahaman yang baik tentang tugas dan dokumentasi selama magang sangat diperlukan. "PKL adalah momen krusial dalam perjalanan pendidikan kalian. Oleh karena itu, penting bagi kalian memahami dengan baik apa yang harus dilakukan selama magang dan bagaimana mendokumentasikannya dengan benar," ujar Pak Eko saat membuka sesi pengarahan.
Pak Eko memaparkan secara rinci kegiatan yang akan dilakukan siswa selama magang. Ia menegaskan bahwa siswa tidak hanya mengikuti rutinitas di tempat magang, tetapi juga diharapkan aktif mencari pengalaman belajar, berinisiatif mengambil tanggung jawab, dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di madrasah. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap proaktif, seperti tidak ragu bertanya kepada pembimbing industri, mengamati proses kerja dengan seksama, serta mencatat hal-hal penting yang ditemui selama magang.
Selain itu, Pak Eko menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan pembimbing industri dan rekan kerja di tempat magang. Ia juga mengingatkan siswa untuk selalu menjaga sikap profesional, termasuk dalam hal kedisiplinan waktu, penampilan, dan etika kerja. "Ingat, kalian adalah cerminan dari MAN 1 Bungo. Tunjukkan bahwa siswa madrasah kita memiliki kompetensi dan karakter yang baik," tambahnya.
Bagian penting dari pengarahan adalah penjelasan detail mengenai tata cara pembuatan laporan magang. Pak Eko membagikan panduan lengkap tentang format, struktur, dan komponen yang harus ada dalam laporan PKL. Ia menegaskan bahwa laporan magang harus sistematis dan mencerminkan proses pembelajaran yang dialami siswa. Laporan ini bukan hanya formalitas, tetapi juga dokumentasi berharga dari pengalaman selama magang. Contoh laporan pun ditampilkan untuk memberikan gambaran yang jelas kepada para siswa.

Pak Eko menjelaskan bahwa laporan magang harus mencakup beberapa komponen utama, seperti halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan (latar belakang, tujuan, dan manfaat PKL), profil perusahaan atau instansi tempat magang, pembahasan kegiatan harian dan kompetensi yang dipelajari, penutup (kesimpulan dan saran), serta lampiran-lampiran pendukung. Ia juga mengingatkan pentingnya membuat jurnal kegiatan harian sebagai catatan aktivitas yang akan sangat membantu dalam penyusunan laporan akhir.
Dalam sesi tersebut, Pak Eko juga menjelaskan mekanisme bimbingan selama PKL. Ia akan melakukan kunjungan ke tempat magang siswa untuk melakukan monitoring dan memberikan bimbingan langsung. Selain itu, siswa dapat berkonsultasi melalui media komunikasi yang telah disepakati bersama.
Di akhir pengarahan, Pak Eko membuka sesi tanya jawab untuk menampung pertanyaan siswa. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari teknis penulisan laporan hingga cara menghadapi tantangan di tempat magang. Semua pertanyaan dijawab dengan sabar dan rinci oleh Pak Eko. "Saya selalu siap membantu kalian. Jangan ragu untuk menghubungi saya jika ada kendala atau hal yang ingin dikonsultasikan selama magang. Sukses untuk kalian semua," tutup Pak Eko.
Setelah pengarahan, para siswa tampak lebih siap dan percaya diri untuk menjalani PKL. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang kegiatan magang dan tata cara pelaporan, diharapkan siswa MAN 1 Bungo dapat menjalani PKL secara optimal dan menghasilkan laporan yang berkualitas.
Sumber : Humas MAN 1 Bungo
Penulis : SN
|
99x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...