
Bungo - Siswa-siswi kelas XII jurusan Keterampilan Budi Daya Tanaman Hidroponik MAN 1 Bungo yang menjalani program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sekolah memulai hari pertama mereka dengan penuh semangat. Pada hari pertama PKL, para siswa langsung terjun melaksanakan dua kegiatan utama, yaitu pembersihan greenhouse dan pembibitan tanaman hidroponik.
Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan apel pagi dan doa bersama. Setelah itu, siswa langsung dibagi dalam beberapa kelompok kerja sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan oleh Guru Pembimbing Lapangan (GPL).
Kelompok pertama bertugas melakukan pembersihan menyeluruh pada greenhouse hidroponik. Mereka membersihkan setiap sudut greenhouse, mulai dari membersihkan lantai, dinding plastik UV, rangka besi, hingga sistem instalasi pipa hidroponik. Pembersihan ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan budidaya dan mencegah berkembangnya hama dan penyakit tanaman.
"Kami membersihkan greenhouse dengan teliti, termasuk menghilangkan lumut dan kotoran yang menempel di pipa-pipa hidroponik. Kebersihan greenhouse sangat mempengaruhi kesehatan tanaman," ujar salah satu siswa peserta PKL saat ditemui di lokasi.
Para siswa terlihat kompak dan antusias dalam melakukan pembersihan. Mereka menggunakan berbagai peralatan seperti sapu, pel, sikat, dan semprotan air untuk memastikan greenhouse benar-benar bersih dan siap digunakan untuk siklus tanam berikutnya.

Sementara itu, kelompok kedua fokus pada kegiatan pembibitan tanaman hidroponik. Mereka mempersiapkan media semai, merendam benih, dan menyemai berbagai jenis sayuran seperti selada, kangkung, pakcoy, dan sayuran hijau lainnya yang akan ditanam secara hidroponik.
Proses pembibitan dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Siswa mempersiapkan rockwool sebagai media semai, memotongnya sesuai ukuran, kemudian menempatkan benih pada setiap lubang tanam. Setelah itu, benih yang telah disemai diletakkan di tempat penyemaian dengan kelembaban dan pencahayaan yang sesuai. "Pembibitan adalah tahap awal yang sangat penting. Jika bibit bagus, maka hasil panennya juga akan maksimal. Kami harus benar-benar teliti dalam menyemai dan merawat bibit-bibit ini," ungkap salah seorang siswa yang bertugas di bagian pembibitan.
Guru Pembimbing Lapangan yang mendampingi siswa memberikan arahan dan bimbingan langsung di lapangan. Beliau memastikan setiap langkah kerja dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) hidroponik yang baik dan benar. "Hari pertama ini sengaja kami awali dengan pembersihan greenhouse dan pembibitan. Kedua kegiatan ini merupakan fondasi penting dalam budidaya hidroponik. Siswa harus memahami bahwa kesuksesan panen dimulai dari persiapan yang matang," jelas GPL.
Selain kegiatan praktik, siswa juga melakukan pencatatan dalam Jurnal PKL mereka. Setiap kegiatan, mulai dari waktu pelaksanaan, jenis pekerjaan, kendala yang dihadapi, hingga hasil yang dicapai, semuanya dicatat dengan rapi sebagai dokumentasi dan bahan evaluasi.
Di sela-sela kegiatan, GPL juga memberikan penjelasan teknis tentang pentingnya sanitasi greenhouse, cara pemilihan benih yang baik, teknik penyemaian yang benar, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembibitan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya.
Siswa-siswi terlihat lelah namun puas dengan pencapaian di hari pertama PKL mereka. Greenhouse yang tadinya terlihat kusam kini tampak bersih dan siap untuk ditanami. Sementara ratusan bibit telah berhasil disemai dan siap untuk dipindahkan ke sistem hidroponik dalam beberapa hari ke depan.
"Kami sangat senang dan bangga bisa langsung praktik seperti ini. Teori yang kami pelajari di kelas sekarang bisa kami aplikasikan secara nyata. Kami berharap bisa mengelola hidroponik sekolah dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah," tutur salah seorang siswa dengan penuh antusias.
Program PKL di hidroponik MAN 1 Bungo ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Siswa akan terlibat dalam seluruh siklus budidaya hidroponik, mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, hingga panen dan pemasaran hasil. Pengalaman ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja maupun untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang pertanian modern.
Sumber : Guru Pembimbing Lapangan
Penulis : SN
|
141x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...