
Bungo – Ibu Kasmaini, guru pembimbing Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari MAN 1 Bungo Plus Keterampilan, melakukan kunjungan monitoring ke empat bengkel las tempat siswa kelas XII jurusan Keterampilan Teknik Pengelasan melaksanakan PKL. Keempat bengkel tersebut adalah Bengkel Las Chika, Las Didin, Las Kulub, dan Las Syauqi, yang masing-masing memiliki spesialisasi berbeda dalam bidang pengelasan.
Dalam kunjungan tersebut, Ibu Kasmaini melakukan observasi langsung terhadap aktivitas siswa di setiap bengkel. Ia menyampaikan bahwa penempatan siswa di empat bengkel berbeda memberikan pengalaman yang luas mengenai dunia pengelasan. Siswa dapat mempelajari berbagai aspek pengelasan, mulai dari pembuatan teralis, konstruksi bangunan. Menurut Ibu Kasmaini, "Dengan menempatkan siswa di empat bengkel berbeda, mereka mendapat exposure lebih luas tentang dunia pengelasan, mulai dari pembuatan teralis maupun konstruksi bangunan."

Setiap bengkel memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Siswa mempelajari pengelasan konstruksi ringan seperti pagar, teralis jendela, kanopi, dan pintu besi. Salah satu siswa menyampaikan, "Di sini saya belajar teknik mengelas yang rapi dan kuat.
Selain keterampilan teknis, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi perhatian utama di semua bengkel. Ibu Kasmaini menegaskan bahwa keempat bengkel sangat menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) dan penerapan standar keselamatan kerja. "Keempat bengkel ini sangat menekankan aspek keselamatan. Siswa diajarkan menggunakan APD dan selalu mengutamakan safety," ujarnya.

Hasil monitoring menunjukkan perkembangan positif dari para siswa. Ibu Kasmaini menyampaikan, "Alhamdulillah, siswa-siswa kita menunjukkan perkembangan sangat baik. Para pemilik bengkel memberikan feedback positif tentang etos kerja dan kemampuan belajar mereka." Ia juga memotivasi siswa agar memanfaatkan kesempatan PKL sebaik-baiknya, mengingat pengelasan merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia industri.
Para pemilik bengkel juga memberikan apresiasi terhadap program PKL yang dijalankan MAN 1 Bungo Plus Keterampilan. Mereka merasa senang dapat berkontribusi dalam pendidikan vokasi dan menilai kehadiran siswa PKL sangat membantu pekerjaan di bengkel. "Kami senang bisa berkontribusi dalam pendidikan vokasi. Siswa-siswa ini membantu pekerjaan kami sambil belajar keterampilan yang berguna untuk masa depan," ungkap salah satu pemilik bengkel.

MAN 1 Bungo Plus Keterampilan berkomitmen untuk terus mengembangkan program keterampilan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan bimbingan dari Ibu Kasmaini dan dukungan dari empat mitra bengkel las, program PKL ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang terampil, profesional, dan siap mandiri. Salah satu siswa bahkan menyampaikan keinginannya untuk membuka bengkel las sendiri setelah menyelesaikan PKL.
Sumber : Guru Pembimbing Lapangan
Penulis : SN
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...