
Bungo- Guru Pembimbing Lapangan (GPL) MAN 1 Bungo, Ibu Setiya Nurlinda, melakukan pemantauan terhadap siswa kelas XII Program Keterampilan Tata Boga yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kanti Bakery, Kabupaten Bungo. Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan proses pembelajaran praktik berjalan optimal dan sesuai kompetensi yang diharapkan.
Kanti Bakery dipilih sebagai mitra PKL karena dikenal sebagai usaha bakery terkemuka di Kabupaten Bungo dengan standar produksi dan pelayanan profesional. Melalui penempatan di Kanti Bakery, siswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung di industri kuliner, khususnya pada bidang pastry dan bakery.
Dalam kunjungannya, Ibu Setiya Nurlinda berdialog dengan manajemen Kanti Bakery untuk mengetahui perkembangan kemampuan serta kinerja para siswa. Ia juga berinteraksi langsung dengan siswa bimbingannya guna mendengarkan pengalaman serta kendala yang mereka hadapi selama menjalani PKL.
"Alhamdulillah, siswa-siswi kami menunjukkan perkembangan yang baik. Mereka tidak hanya belajar teknik pembuatan roti dan kue, tetapi juga aspek manajemen produksi, higienitas, hingga pelayanan pelanggan," ujar Setiya Nurlinda.
Para siswa mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga selama PKL. Mereka merasakan perbedaan antara praktik di madrasah dan di industri langsung, terutama dalam mempelajari resep dan teknik baru yang belum pernah didapatkan di madrasah. Suasana kerja yang profesional juga menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka.
Ibu Setiya Nurlinda menegaskan bahwa program PKL merupakan bagian integral dari pembelajaran kejuruan yang mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja nyata. Ia menambahkan, melalui PKL, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, dan etos kerja yang sangat berguna untuk karir mereka di masa depan.
Kepala MAN 1 Bungo turut mengapresiasi komitmen Kanti Bakery sebagai mitra program PKL. "Kami berterima kasih kepada Kanti Bakery yang telah membuka pintu bagi siswa kami untuk belajar. Kerja sama seperti ini sangat penting untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri," ujarnya.
Program PKL siswa kelas XII Tata Boga di Kanti Bakery diharapkan dapat menjadi bekal berharga, baik untuk melanjutkan studi di bidang kuliner maupun membuka usaha sendiri di masa mendatang. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara madrasah dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas lulusan.
Sumber : Guru Pembimbing Lapangan
Penulis : SN
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...