
(Bungo) – MAN 1 Bungo kembali meraih juara pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Provinsi Jambi. Adalah Maiza Wira Mukti dari kelas XI IPA 1 dan M. Khairul As’ad dari kelas XI IPA 3 yang mewakili MAN 1 Bungo dalam ajang ini. Lomba yang diadakan oleh Yayasan Setih Setio Muaro Bungo ini, memperebutkan Juara I hingga harapan II yang diikuti oleh sekolah tingkat SMA/MA/SMK se Provinsi Jambi. Setelah melalui proses seleksi full paper, terpilih 5 (lima) sekolah yang melanjutkan pada tahap presentasi hasil penelitian.
Tim MAN 1 Bungo melakukan penelitian jenis pengembangan media (produk) pembelajaran untuk Orang Rimba (OR) Jambi. Penelitian yang diawali oleh inisiatif peneliti untuk membantu para pengajar (fasilitator) Orang Rimba pada saat mengajarkan materi asal-usul OR yang berada di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi ini menghasilkan produk dengan kategori Sangat Laik untuk digunakan. Produk ini berupa buku tiga dimensi mengenai asal-usul Orang Rimba dengan tujuan materi mengenai asal-usul mereka dapat tervalidasi dan terbukukan dengan baik.
Full-paper tim riset ini berjumlah 379 halaman yang berisi cover, Bab I hingga Bab V, Daftar Pustaka, daftar lampiran hingga dokumentasi penelitian dan penelitian ini dilaksanakan kurang lebih selama 8 (delapan) bulan. Setelah mempresentasikan hasil penelitian mereka menggunakan power-point pada tanggal 23 November 2020 ini akhirnya ditetapkan sebagai juara II dengan total nilai 84.9 diakhir tahun 2020 lalu.
Maiza dan As’ad saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penyelesaian penelitian ini, serta harapannya agar produk yang dibuat terus dikembangkan dan dapat diproduksi massal oleh stakeholder terkait. “Alhamdulillah finish di Juara II. Terimakasih atas dukungan semua dukungan dan semoga produk ini dapat terus dikembangkan. Harapannya, juga produk ini semoga dapat diproduksi secara massal oleh stakeholder terkaitâ€, ujar Maiza. “Terimakasih kepada pembimbing dan juga para validator dalam penelitian iniâ€, tambah As’ad.
Pembimbing kegiatan penelitian ini, Chairul Wahyudi, S. Pd menambahkan bahwa memang dua siswa anggota Research and Development Center (Redencenter) MAN 1 Bungo ini memiliki semangat dan tekad yang kuat dalam melakukan penelitian. Penelitian yang dimulai dari pemilihan topik pada Januari 2020 hingga diseminarkan pada 29 Agustus 2020 ini membutuhkan 8 (delapan) bulan hingga akhirnya bisa diselesaikan sampai tahap sidang hasil. “Maiza dan As’ad saat ini adalah ikon riset MAN 1 Bungo dengan semangat dan karakter yang kuat dalam bidang akademikâ€, ujar Chairul.
Kepala MAN 1 Bungo, Dony Afrian, S. Pd. I, M. Pd. I sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada pahlawan MAN 1 Bungo yang telah mengharumkan nama madrasah di kancah provinsi terlebih di bidnag riset. Hal ini akan terus dikembangkan sesuai dengan penetapan MAN 1 Bungo sebagai madrasah riset oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam pada 2020 ini. “Alhamdulillah sangat baik ntuk menutup akhir tahun ini dengan berprestasi di bidang akademik dan terimakasih kepada para siswa dan pembimbing yang telah mengahrumkan nama madrasah di kancah provinsi, terlebih ini dibidang risetâ€, ujarnya. Terakhir, beliau berharap MAN 1 Bungo dapat konsisten dalam pembinaan dan pengkaderan atmosfer riset sebagi bentuk program jangka Panjang.C/S/N
|
1039x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...