
BUNGO - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang akademik. Dua tim dari Madrasah yang terletak di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi ini berhasil lolos seleksi tahap pertama program Bedah DATA APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun 2025.
Keberhasilan kedua tim MAN 1 Bungo ini merupakan bukti nyata kualitas pendidikan dan kemampuan analisis siswa dalam memahami kebijakan publik, khususnya terkait pengelolaan Data keuangan daerah. Program Bedah Data APBD merupakan kompetisi bergengsi yang menguji kemampuan siswa dalam menganalisis terhadap anggaran pemerintah daerah.
"Kami sangat bangga dengan pencapaian siswa-siswi kami. Ini menunjukkan bahwa pendidikan di MAN 1 Bungo tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan analitis dan pemahaman terhadap isu-isu publik," ujar Kepala MAN 1 Bungo Bapak Dony Afrian S.Pd.I, M.Pd.I.
Seleksi tahap pertama Bedah Data APBD 2025 melibatkan ratusan tim dari berbagai sekolah menengah atas se-Indonesia. Para peserta diharuskan untuk menyusun proposal analisis Data APBD yang mencakup evaluasi program-program pemerintah daerah, efektivitas alokasi anggaran, dan rekomendasi perbaikan untuk optimalisasi penggunaan dana publik.
Tim-tim dari MAN 1 Bungo berhasil melewati tahap ini berkat persiapan yang matang dan bimbingan intensif dari guru pembimbing Bapak Azis Muslim, S.E. Mereka menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang mekanisme penyusunan Data APBD dan mampu mengidentifikasi berbagai aspek yang dapat dioptimalkan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Setelah berhasil lolos tahap pertama, kedua tim MAN 1 Bungo kini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tahap seleksi berikutnya. Tahap kedua diperkirakan akan lebih menantang dengan presentasi langsung di hadapan panel juri yang terdiri dari ahli keuangan publik, akademisi, dan praktisi pemerintahan.
"Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada siswa-siswi kami. Target kami adalah dapat melaju hingga babak final dan memberikan kontribusi nyata dalam pengawasan Data APBD," tambah Pak Azis.
Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lain di MAN 1 Bungo untuk lebih aktif dalam kegiatan akademik dan kompetisi tingkat nasional. Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa madrasah dapat bersaing secara sehat dengan sekolah umum dalam berbagai bidang.
Program Bedah Data APBD sendiri memiliki slogan MILEA (Milenial Melek Data) bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan dan evaluasi penggunaan anggaran pemerintah daerah. Melalui program ini, diharapkan terbentuk generasi yang kritis dan peduli terhadap pengelolaan keuangan publik.
Pihak Madrasah berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. S/N
|
115x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...