
Bungo- Guru pembimbing dari MAN 1 Bungo melakukan evaluasi terhadap siswa kelas XII jurusan Keterampilan Teknik Pengelasan yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Bengkel Las Barokah, Bungo, pada Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan siswa memperoleh pengalaman belajar yang optimal dan melaksanakan tugas dengan baik di tempat PKL.
Dalam kunjungan tersebut, guru pembimbing melakukan observasi langsung terhadap aktivitas siswa di Bengkel Las Barokah. Bengkel ini merupakan mitra PKL yang telah dipercaya karena memiliki pengalaman luas dalam berbagai pekerjaan las serta pembimbing yang kompeten. Guru pembimbing menyatakan bahwa kunjungan ini penting untuk mengetahui perkembangan siswa secara langsung, khususnya dalam hal keterampilan dan sikap kerja selama PKL.
Guru pembimbing juga mengamati langsung kemampuan teknis siswa dalam melakukan berbagai teknik pengelasan. Siswa terlihat mengerjakan proyek seperti pembuatan pagar, teralis, dan rangka besi dengan hasil yang rapi dan kuat. "Saya melihat progress yang signifikan dari siswa-siswa ini. Teknik pengelasan mereka sudah jauh lebih baik dibanding saat pertama kali PKL," kata guru pembimbing. Selain kemampuan mengelas, siswa juga sudah mahir menggunakan peralatan seperti mesin las listrik, gerinda, dan alat ukur, serta memahami cara membaca gambar kerja dan menghitung kebutuhan material.
Selain aspek teknis, guru pembimbing mengevaluasi kedisiplinan dan etos kerja siswa. Berdasarkan catatan kehadiran dan laporan pembimbing lapangan, siswa menunjukkan tingkat kedisiplinan yang sangat baik. "Siswa-siswa ini tidak pernah absen atau terlambat tanpa alasan yang jelas. Mereka juga bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan dan menyelesaikannya dengan baik," jelas pembimbing lapangan dari Bengkel Las Barokah. Etos kerja siswa juga mendapat pujian karena mereka tetap semangat dan tidak mengeluh meskipun pekerjaan las cukup berat dan panas.
Guru pembimbing juga berdialog langsung dengan siswa untuk mengetahui pengalaman dan kendala yang mereka hadapi selama PKL. Para siswa mengaku mendapatkan banyak pelajaran praktis yang tidak didapatkan di kelas. Salah satu siswa menyampaikan, "Awalnya saya takut dan ragu, Bu. Tapi Pak Barokah sangat sabar mengajari kami. Sekarang saya sudah bisa mengelas dengan berbagai posisi dan hasilnya lumayan bagus." Siswa lain menambahkan bahwa PKL sangat bermanfaat dan membuat mereka semakin yakin untuk berkarir di bidang pengelasan.
Dalam evaluasi kemampuan problem solving, guru pembimbing menanyakan bagaimana siswa mengatasi masalah saat bekerja. Pemilik bengkel menjelaskan bahwa siswa sudah mulai mampu melakukan troubleshooting sederhana, seperti menganalisis penyebab hasil lasan yang kurang baik dan mencari solusi yang tepat. Hal ini menunjukkan siswa tidak hanya belajar teknik, tetapi juga berpikir kritis dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Selain hard skills, guru pembimbing juga mencatat perkembangan soft skills siswa, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan pelayanan pelanggan. Siswa turut membantu saat ada pelanggan datang, belajar berkomunikasi dengan baik, memahami kebutuhan pelanggan, serta memberikan estimasi waktu dan biaya pengerjaan. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja nyata juga berkembang, terlihat dari kesiapan siswa menghadapi ritme kerja bengkel yang kadang menuntut penyelesaian orderan dalam waktu singkat.
Secara keseluruhan, evaluasi ini menunjukkan bahwa siswa MAN 1 Bungo yang menjalani PKL di Bengkel Las Barokah telah mengalami peningkatan signifikan baik dari segi keterampilan teknis, kedisiplinan, maupun soft skills. Guru pembimbing berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa untuk memasuki dunia kerja setelah lulus nanti.
Sumber : Huams MAN 1 Bungo
Penulis ; SN
|
53x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...