
Bungo-Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Bungo Plus Keterampilan Ibu Karmi, M.Pd menyampaikan sosialisasi Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) yang akan diikuti oleh siswa kelas XII. POS UM tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 751 Tahun 2026, yang ditandatangani pada 26 Januari 2026 oleh Dirjen Pendidikan Islam, Suyitno.
Dalam penjelasannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menegaskan bahwa ujian madrasah adalah penilaian sumatif di akhir jenjang pendidikan. Tujuannya untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Ujian ini meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan di madrasah, baik kelompok mata pelajaran wajib, pilihan, maupun muatan lokal. Hal ini bertujuan memastikan seluruh aspek pembelajaran telah dikuasai siswa sebelum dinyatakan lulus.
Pada tahun ini, sebanyak 220 siswa kelas XII dari tiga jurusan, yaitu MIPA, IPS, dan Bahasa, terdaftar sebagai peserta UMBK. Ujian akan dilaksanakan di 14 ruangan yang telah disiapkan, dengan memanfaatkan sistem Computer-Based Test (CBT) berbasis Android. Penggunaan perangkat Android dalam pelaksanaan ujian ini merupakan inovasi yang diharapkan dapat memudahkan akses dan pelaksanaan ujian secara digital, tanpa ketergantungan pada komputer konvensional. Inovasi ini juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pelaksanaan ujian.

Wakil Kepala Madrasah juga menyoroti beberapa poin penting dalam POS UM, antara lain kewajiban peserta untuk mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan dan mematuhi tata tertib selama ujian berlangsung. Selain itu, peserta diwajibkan memiliki laporan penilaian hasil belajar yang lengkap dari semester I hingga semester V. Bagi siswa yang berhalangan hadir pada ujian utama dengan alasan yang sah, madrasah menyediakan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan sesuai ketentuan yang berlaku.
POS UM ini menjadi pedoman resmi bagi madrasah dalam mengelola seluruh tahapan pelaksanaan ujian, mulai dari pendataan peserta melalui pangkalan data EMIS, penetapan nomor peserta, hingga penentuan kelulusan. Proses ini dilakukan secara sistematis agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan transparan. Pihak madrasah berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan tertib, jujur, serta memperoleh hasil yang optimal sesuai kemampuan masing-masing.
Dengan diterapkannya CBT berbasis Android, MAN 1 Bungo Plus Keterampilan menunjukkan komitmen dalam mengadopsi teknologi pendidikan modern. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan ujian madrasah, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan Islam. Keputusan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Humas : MAN 1 Bungo
Penulis : SN
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...