
Bungo - Kegiatan MANSAFEST 5.0 Literasi Digital Reform yang digelar di MAN 1 Bungo terus memberikan materi-materi edukatif bagi para pesertanya. Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah pemaparan materi Moderasi Beragama oleh Abi Masri, Pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Bungo. Sesi ini diikuti oleh seluruh peserta MANSAFEST 5.0 dan bertujuan memperkuat pemahaman tentang pentingnya sikap toleransi, saling menghormati, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Abi Masri dalam pemaparannya menjelaskan bahwa moderasi beragama adalah cara pandang dan sikap dalam menjalankan ajaran agama secara seimbang, tidak ekstrem, serta tetap menghormati perbedaan yang ada di masyarakat. Ia menekankan pentingnya generasi muda madrasah menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian, persatuan, dan toleransi, baik secara langsung maupun melalui media digital.
Selain membahas moderasi beragama, Abi Masri juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak. Ia mengingatkan peserta agar menjadi penyebar informasi positif dan menghindari penyebaran berita yang dapat memicu perpecahan. Menurutnya, di era digital saat ini, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan harmonis.
Selama sesi berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan dalam sesi diskusi, menandakan minat yang besar terhadap tema moderasi beragama. Diskusi ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi pandangan dan pengalaman terkait penerapan nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta MANSAFEST 5.0 dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
|
4x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...