
Bungo(MAN 1 Bungo)-Wakil Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo bidang Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Suryadi, S.Ag, secara resmi membuka kegiatan Literasi Digital Reform 2025. Acara ini mengusung tema "Media Digital sebagai Jembatan Pelestarian Budaya: Majalah Digital dan Dokumentasi Warisan Lokal" dan diadakan di dua lokasi, yaitu Perpustakaan dan Laboratorium TIK MAN 1 Bungo.
Dalam sambutannya, Suryadi memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan literasi digital mereka. "Saya berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan antusias dan memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk mengembangkan kemampuan literasi digital," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momen penting karena menandai kolaborasi perdana antara Perpustakaan dan Laboratorium TIK di MAN 1 Bungo. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus melestarikan budaya lokal di lingkungan madrasah.

Pembina ICT Club MAN 1 Bungo, S.S. Ningsih, menjelaskan bahwa program Literasi Digital Reform telah berjalan sejak tahun 2023. Namun, tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya Perpustakaan MAN 1 Bungo terlibat sebagai mitra kolaborasi. "Ini adalah kali pertama kami berkolaborasi dengan Perpustakaan dalam kegiatan Literasi Digital Reform. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat gerakan literasi digital dan pelestarian budaya di kalangan siswa," kata S.S. Ningsih.
Kepala Perpustakaan MAN 1 Bungo, Surmawati, S.Ag, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa perpustakaan modern kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga telah bertransformasi menjadi pusat pembelajaran dan inovasi, termasuk dalam bidang literasi digital. "Perpustakaan kini menjadi pusat pembelajaran yang dinamis. Media digital merupakan alat yang sangat efektif untuk mendokumentasikan dan menyebarkan warisan budaya lokal kepada generasi muda," ujar Surmawati.
Kegiatan Literasi Digital Reform dengan tema pelestarian budaya ini diharapkan dapat menghasilkan karya-karya digital dari siswa. Karya tersebut tidak hanya mengasah kemampuan teknologi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal untuk generasi mendatang. Dengan adanya kolaborasi ini, MAN 1 Bungo berupaya memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus peduli terhadap pelestarian budaya.
Sumber: Pembina ICT Club
Penulis: Tim Humas MAN 1 Bungo
|
170x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...